Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Korban Tewas Kebakaran RS Covid-19 di Irak Kini Capai 82 Orang

Kebakaran yang terjadi pada Sabtu malam di Rumah Sakit Ibn al-Khatib ibukota Irak itu dipicu oleh kecelakaan yang menyebabkan tangki oksigen meledak.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 26 April 2021  |  06:27 WIB
Demonstran warga Basra,Irak membakar Kantor Konsulat Iran di Basra, Jumat (7/9/2018). - Reuters/Essam al Sudani
Demonstran warga Basra,Irak membakar Kantor Konsulat Iran di Basra, Jumat (7/9/2018). - Reuters/Essam al Sudani

Bisnis.com, JAKARTA—Jumlah korban tewas akibat kebakaran yang terjadi di unit perawatan intensif virus Corona Rumah Sakit Baghdad bertambah menjadi 82 orang, sedangkan lebih dari 100 lainnya luka-luka. 

Kejadian itu memicu kemarahan publik dan membuat sejumlah pejabat dipecat karena lalai membangun infrastruktur kesehatan.

Kebakaran yang terjadi pada Sabtu malam di Rumah Sakit Ibn al-Khatib ibukota Irak itu dipicu oleh kecelakaan yang menyebabkan tangki oksigen meledak, menurut sumber medis.

Kementerian kesehatan mengumumkan kemarin bahwa 82 orang tewas dan 110 lainnya luka-luka akibat kobaran api. Sedangkan Komisi Hak Asasi Manusia Irak mengatakan 28 dari korban adalah pasien yang harus dikeluarkan dari ventilator untuk menghindari api seperti dikutip Aljazeera.com, Senin  (26/4/2021).

Api menjalar dengan cepat, menurut pejabat pertahanan sipil karena "rumah sakit tidak memiliki sistem proteksi kebakaran dan langit-langit yang memungkinkan api menyebar ke bahan yang sangat mudah terbakar.

Sebagai tanggapan atas kebakaran tersebut, Perdana Menteri Mustafa al-Kadhemi memberhentikan sementara Menteri Kesehatan Hassan al-Tamimi di tengah kemarahan para netizen  di media sosial yang meminta dia dipecat.

Langkah itu merupakan bagian dari penyelidikan yang juga akan melibatkan gubernur Baghdad.

Perdana menteri juga mengumumkan tiga hari berkabung nasional, sementara parlemen mengatakan akan melakukan sidang khusus untuk membahas tragedi tersebut.

Para kerabat pasien berebut untuk menyelamatkan orang yang mereka cintai.

Ahmed Zaki, yang mengunjungi saudara laki-lakinya ketika kebakaran terjadi, menggambarkan orang-orang melompat keluar jendela saat api menyebar dengan cepat ke seluruh unit yang diperlengkapi untuk merawat pasien Covid-19.

“Awalnya ada ledakan,” ujarnya. “Orang-orang melompat. Dokter jatuh dari mobil dan semua orang melompat.”

Al-Kadhimi juga memecat direktur jenderal Departemen Kesehatan Baghdad di daerah al-Rusafa, tempat rumah sakit itu berada.  Direktur Rumah Sakit Ibh al-Khatib dan direktur teknik dan pemeliharaannya juga dipecat, menurut pernyataan dari kementerian kesehatan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

baghdad Virus Corona
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top