Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Singapura Karantina Ratusan Orang Setelah Pekerja Asrama Tertular Covid-19

Untuk menghentikan potensi penyebaran di asrama Westlite Woodlands Singapura, lebih dari 1.100 orang yang tinggal di blok yang sama dengan pekerja yang terinfeksi ditarik dari pekerjaan dan akan dikirim ke fasilitas karantina pemerintah selama 14 hari.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 22 April 2021  |  17:19 WIB
Warga Singapura bersepeda di dekat patung Marlion -  Bloomberg
Warga Singapura bersepeda di dekat patung Marlion - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Singapura segera mengarantina ratusan orang setelah menemukan lebih banyak kasus virus corona di asrama pekerja, tempat yang sama yang tahun lalu menjadi episentrum penyebaran di negara itu.

Perkembangan itu meningkatkan kekhawatiran tentang infeksi ulang karena hampir semua pekerja sebelumnya dinyatakan positif.

Untuk menghentikan potensi penyebaran di asrama Westlite Woodlands, lebih dari 1.100 orang yang tinggal di blok yang sama dengan pekerja yang terinfeksi ditarik dari pekerjaan dan akan dikirim ke fasilitas karantina pemerintah selama 14 hari.

"Situasinya masih berlangsung," kata operator asrama, Centurion Corp. Ltd, dalam sebuah pernyataan dilansir Bloomberg, Kamis (22/4/2021).

Dia menolak untuk memberikan rincian atau konfirmasi lebih lanjut tentang jumlah penghuni yang dinyatakan positif Covid-19.

Awal pekan ini, pemerintah mengatakan seorang pekerja migran Bangladesh berusia 35 tahun yang tinggal di asrama dinyatakan positif terkena virus, meski telah menerima dua dosis vaksin. Ini mendorong pemerintah untuk mengisolasi dan mengkarantina kontak dekatnya di asrama dan tempat kerja.

Dalam sebuah pernyataan dari Kementerian Tenaga Kerja, dikatakan bahwa satu orang yang dikarantina, yang merupakan teman sekamar pekerja berusia 35 tahun itu, ditemukan terinfeksi.

Pengujian virus kemudian dilakukan pada semua penghuni di asrama sebagai tindakan pencegahan. Sejauh ini, 17 pekerja yang pulih dinyatakan positif, kata kementerian kesehatan dalam pembaruan virus awal hariannya.

"Kementerian kesehatan, bersama dengan panel ahli yang terdiri dari ahli penyakit menular dan mikrobiologi, sedang menyelidiki apakah itu kasus infeksi ulang," katanya.

Perkembangan ini terjadi setelah berminggu-minggu hampir tidak ada kasus baru di antara para pekerja dan ribuan dari mereka mendapatkan vaksinasi.

Asrama yang terletak di ujung utara Singapura itu pertama kali melaporkan sekelompok kasus virus pada April tahun lalu, tetapi cluster ini ditutup pada Oktober setelah tidak ada kasus baru yang ditemukan di sana selama 28 hari.

Tahun lalu, Singapura mengarantina ratusan ribu pekerja di asrama mereka untuk mencegah wabah menyebar ke seluruh. Singapura sebagian besar telah berhasil mengendalikan pandemi, dan memiliki salah satu tingkat vaksinasi tercepat di Asia-Pasifik, kekhawatiran akan infeksi ulang tumbuh ketika varian virus baru muncul dan kasus global meningkat.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

singapura Covid-19 pandemi corona
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top