Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Satgas Covid-19 Apresiasi Posko Covid-19, Ini Peran Pentingnya

Satgas Penanganan Covid-19 menilai Posko Covid-19, yang jumlahnya mencapai 22.832 unit di seluruh Indonesia, memiliki peran penting terkait dengan penguatan PPKM mikro
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 05 Maret 2021  |  13:40 WIB
Posko Covid-19 Terpadu Bantul. - Antara
Posko Covid-19 Terpadu Bantul. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 mengapresiasi kinerja pos komando (posko) Covid-19 di berbagai wilayah Indonesia terkait dengan penguatan Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro tingkat desa dan kelurahan.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan jumlahnya saat ini telah mencapai 22.832 posko yang terbentuk di 32 provinsi di Indonesia. Seluruh laporan posko terhadap kegiatan penanganan Covid-19 telah dikumpulkan.

"Saya berikan apresiasi seluruh provinsi yang telah berupaya mengkoordinasikan daerahnya hingga ke tingkat desa dan kelurahan, sehingga posko yang berfungsi sebagai pelaksana PPKM mikro, dapat terbentuk dan berjalan dengan baik," kata Wiku dalam siaran pers, Jumat (5/3/2021).

Dia menambahkan dari seluruh provinsi yang telah terbentuknya posko, terdapat 3 provinsi dengan jumlah posko terbanyak, yaitu berada di Jawa Barat sebanyak 6.873 posko, Jawa Tengah 6.475 posko dan Jawa Timur 4.216 posko.

Wiku menuturkan saat ini kinerja yang telah dilakukan posko adalah edukasi dan sosialisasi 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan) dengan total lebih dari 1 juta laporan, pembagian masker dengan lebih dari 200.000 laporan serta penegakan disiplin ada lebih dari 130.000 laporan. Dari seluruh provinsi, Jawa Barat terbanyak melaporkan yaitu melebihi 300.000 laporan kinerja.

Diikuti Banten melebihi 200.000 laporan kinerja dan DI Yogyakarta dengan lebih dari 170.000 laporan kinerja. Dari laporan yang masuk, posko telah menegur sejumlah kegiatan masyarakat yang berisiko menimbulkan kerumunan, uaitu pesta pernikahan, kegiatan rapat, dan kegiatan keagamaan.

"Ingat, mohon dijaga semangat gotong royong dan bahu membahu dalam menjalankan PPKM mikro hingga tingkat terkecil, tidak hanya pada awal pelaksaanaan namun seterusnya hingga kasus dapat kita tekan, dan penananganan di tingkat nasional dapat membaik secara signifikan," ujarnya.

#satgasCovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top