Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ada Wisma Atlet Kemayoran dan Pademangan, Ini Bedanya Dalam Penanganan Covid-19

Komandan lapangan RS Darudat Covid-19 Letkol Laut (K) drg. M. Arifin menjelaskan keduanya merupakan satu kesatuan dalam Wisma Atlet.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 24 Februari 2021  |  19:02 WIB
Foto aerial suasana Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, di Jakarta, Kamis (28/1/2021). ANTARA FOTO - Galih Pradipta
Foto aerial suasana Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, di Jakarta, Kamis (28/1/2021). ANTARA FOTO - Galih Pradipta

Bisnis.com, JAKARTA – Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran dan Pademangan sudah tak asing lagi di telinga masyarakat dalam penanganan pandemi.

Lalu, apa yang berbeda di antara keduanya?

Komandan lapangan RS Darudat Covid-19 Letkol Laut (K) drg. M. Arifin menjelaskan keduanya merupakan satu kesatuan dalam Wisma Atlet.

“Yang sebenarnya adalah Wisma Atlet itu dibagi menjadi dua bagian,” ungkap Arifin dalam talkshow Mekanisme Kedatangan Pelaku Perjalanan Internasional yang diselenggarakan BNPB, Rabu (24/2/2021).

Bagian pertama merupakan Wisma Atlet Kemayoran atau yang disebut RS Darurat Covid-19 Kemayoran. Bagian ini terdiri dari Tower 4, 5, 6, 7, yang diperuntukkan bagi pasien dengan gejala ringan dan sedang.

“Artinya ini benar-benar menjadi RS Darurat. Bahkan di tempat kita ada ICU, HCU, NICU,” katanya.

Lalu, yang kedua adalah Wisma Atlet Pademangan, yang sejak awal digunakan sebagai lokasi karantina bagi pendatang. Arifin mengatakan Wisma Atlet Pademangan bukan difungsikan sebagai rumah sakit.

“Wisma Atlet Pademangan awal mulanya itu Mei, ini kami juga ikut pertama kali terjun pembukaan itu memang ditugaskan juga dari Kogasgabpad, saya membantu dari awal berdiri dari Wisma Atlet Pademangan itu memang ditujukan untuk karantina," jelasnya.

Arifin mengatakan Wisma Atlet Pademangan ini dijalankan melalui kerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan yang melakukan tugas kekarantinaan,

Namun dalam perkembangan di lapangan, saat RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran penuh karena lonjakan kasus akibat libur Natal dan Tahun Baru, Wisma Atlet Pademangan juga turut menerima pasien Covid-19 tanpa gejala dan dengan gejala ringan.

“Pernah kemarin setelah libur Natal dan Tahun Baru sampai 90 persen bahkan lebih kemudian diambil keputusan Tower 8 bahkan Tower 9 dipakai untuk menerima juga pasien orang tanpa gejala atau asimtomatik dan pasien dengan gejala yang ringan," pungkasnya.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top