Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dahlan Iskan Sebut Hans Keirstead Bantu Terawan Bikin Vaksin Nusantara, Siapakah Hans?

Vaksin nusantara tiba-tiba saja muncul, setelah Terawan menyelesaikan jabatannya sebagai Menteri Kesehatan. Nama Hans Keirstead disebut, siapakah dia?
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 21 Februari 2021  |  23:43 WIB
Terawan Agus Putranto dikabarkan sedang menginisiasi vaksin nusantara. - Antara
Terawan Agus Putranto dikabarkan sedang menginisiasi vaksin nusantara. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah Terawan Agus Putranto berhenti dari posisi Menteri Kesehatan pada Desember 2020, kini dia muncul dengan kabar terbaru yakni menginisiasi vaksin nusantara. Vaksin ini berbeda dengan vaksin merah putih yang sedang dikerjakan oleh pemerintah.

Di sisi lain, Dahkan Iskan membeberkan dalam blognya bahwa ada nama Hans Keirstead dibalik pembuatan vaksin nusantara. Dahlan berpendapat bahwa Hans adalah ilmuwan bidang pengobatan yang hebat, tapi kontroversi. Klik blognya.

Adapun Hans Keirstead dikenal sebagai pendiri California Stem Cell Inc pada Mei 2014 dan Ability Biomedical Corp. Mengutip dari Bloomberg, Minggu (21/2/2021) dia juga menjabat sebagai AiVita Biomedical Inc.

AiVita Biomedical, Inc., sebuah perusahaan bioteknologi swasta yang mengembangkan sedang vaksin yang dipersonalisasi untuk pengobatan kanker dan pencegahan virus corona (Covid-19). Perusahaan yang dipimpin Hans Keirstead juga telah mendapatkan pembiayaan seri B-2 dengan nilai US$25 juta atau setara Rp350 miliar bila menggunakan kurs Rp14.000 per dolar.

Dana senilai Rp350 miliar diperoleh AiVita dari beberapa firma yang bergerak di bidang investasi ilmu hayati. Informasi pembiayaan tersebut dirilis oleh perseroan pada Desembe 2020.

Hans Keirstead vaksin nusantara

Hans Keirstead./Twitter @drhanskeirsted

Mengutip dari laman resmi AiVIta, bahwa dana tersebut akan digunakan  untuk mendukung pengembangan klinis program imunoterapi AIVITA yang dipersonalisasi, termasuk studi tahap 2 di glioblastoma dan kanker ovarium, serta aplikasi AIVITA untuk persetujuan komersial imunoterapi melanoma melalui jalur regulasi pengobatan regeneratif yang dipercepat di Jepang.

Hasil juga akan mendukung pengembangan berkelanjutan AIVITA dari vaksin yang dikhususkan untuk mencegah virus corona (Covid-19), yang saat ini sedang dalam studi tahap 2/3.

“Penyelesaian pendanaan ini mencerminkan pengembangan aset yang kuat, tim yang luar biasa, dan strategi fokus,” kata Hans S. Keirstead, Ketua dan Kepala eksekutif AiVITA.

Hans mengungkapkan bahwa perseroan akan membuktikan bahwa vaksin pan-antigenik yang dipersonalisasi sangat efektif, aman, dan murah untuk diproduksi.

Kini AiVita memiliki program imunoterapi kanker yang dirancang untuk menargetkan semua benih kanker - sel pemicu tumor - dengan pendekatan antigenik yang menargetkan semua neoantigen pada sel tersebut. Studi sebelumnya tentang imunoterapi kanker ini telah menunjukkan keamanan dan kemanjuran yang menjanjikan pada berbagai jenis kanker. 

Kini program vaksin Covid-19 AiVita juga menggunakan platform terapi sel autologous yang sama, dengan sel dendritik milik pasien yang diisi dengan protein lonjakan SARS-CoV-2 dan diberikan kembali untuk memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap mutasi virus. 

Perusahaan Hans Keirstead juga memanfaatkan teknologi intinya untuk menciptakan lini perawatan kulit yang diluncurkan di pasar AS pada Januari 2021, yang dikenal sebagai Root of Skin ™ MD, yang mendedikasikan hasilnya untuk pengobatan kanker.

Adapun AiVita Biomedical adalah perusahaan swasta yang bergerak dalam pengembangan program tahap komersial dan klinis dengan memanfaatkan obat kuratif dan regeneratif.  Perusahaan ini juga menawarkan serum wajah dan produk kecantikan lainnya.

Dalam website AiVita, pihaknya tidak menyebut perusahaan yang memberikan pembiayaan senilai Rp350 miliar pada akhir Desember 2020.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Dahlan Iskan Vaksin dokter terawan
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top