Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kementerian BUMN Inisiasi Aksi Donor Plasma di 34 Provinsi

Plasma BUMN untuk Indonesia diinisiasi oleh Kementerian BUMN bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia, dan dilaksanakan oleh Satgas BUMN yang ada di semua provinsi di Indonesia.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 08 Februari 2021  |  11:05 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menunjukkan contoh kemasan botol vaksin Covid-19 saat kunjungan kerja di Command Center serta Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV) di Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/1/2021). ANTARA FOTO - M Agung Rajasa
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menunjukkan contoh kemasan botol vaksin Covid-19 saat kunjungan kerja di Command Center serta Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV) di Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/1/2021). ANTARA FOTO - M Agung Rajasa

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir memimpin peluncuran program Plasma BUMN untuk Indonesia di 34 provinsi di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta Pusat, Senin (8/2/2021).

Peluncuran itu dihadiri Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga dan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla.

Dikutip dari keterangan tertulis pihak BUMN, program tersebut digelar secara serentak paling tidak di lima belas provinsi seluruh Indonesia, dan disaksikan secara online di tiga puluh empat provinsi Indonesia.

Plasma BUMN untuk Indonesia diinisiasi oleh Kementerian BUMN bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia, dan dilaksanakan oleh Satgas BUMN yang ada di semua provinsi di Indonesia.

Plasma BUMN untuk Indonesia merupakan wujud dukungan Kementerian BUMN untuk program Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen yang dicetuskan oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin.

Seperti diketahui, transfusi plasma konvalesen merupakan salah satu terapi tambahan untuk mengobati pasien Covid-19 sebagai upaya meningkatkan angka kesembuhan dan menekan angka kematian.

Terapi plasma konvalesen dari para penyintas Covid-19 menjadi salah satu alternatif untuk menyembuhkan pasien yang terifeksi Virus Corona.

Tingkat kematian para penderita Covid-19 menunjukan tren peningkatan, dan cenderung mengkhawatirkan. Hal ini menjadi salah satu landasan dasar ide Plasma BUMN untuk Indonesia. Dalam sambutannya, Erick Thohir mengatakan, program itu merupakan konsistensi dari Kementerian BUMN dan perusahaan BUMN dalam melawan Covid-19.

“Potensi dan sumber daya BUMN sangat besar. Tersebar merata di seluruh provinsi di Indonesia dan harus menjadi garda terdepan dalam tiap kesempatan. Maka dari itu, bekerja sama dengan PMI, program ini diluncurkan untuk mendorong karyawan dan keluarga BUMN yang sudah pernah terinfeksi Covid-19 untuk menyelamatkan pasien Covid-19. Saya berharap, nantinya semua yang sudah terinfeksi dan sesuai dengan persyaratan tentunya, mau mendonorkan plasmanya untuk sesama. Kami dari BUMN akan selalu siap membantu dengan semua sumber daya yang kami miliki,” ujar Erick Thohir.

Staf Khusus III Menteri BUMN, Arya Sinulingga, yang juga inisiator program Plasma BUMN untuk Indonesia, mengatakan, program ini tidak hanya berjalan pada hari ini saja, melainkan akan tetap berlangsung dan difasilitasi oleh Satgas  BUMN bekerja sama dengan PMI dan rumah sakit di setiap provinsi.

 “Dari 1,1 juta kasus sejak awal pandemi, sekitar 900 ribu terkonfirmasi sembuh, termasuk karyawan dan keluarga BUMN di dalamnya. Para penyintas ini menjadi potensi pendonor yang tentunya dapat kita gerakkan agar turut menyukseskan program donor plasma dan membantu menyelamatkan nyawa para pasien. Kementerian BUMN siap menjadi pelopor donor plasma nasional untuk mendukung program Indonesia Sehat bersama Menteri BUMN,” ujar Arya.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top