Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

46 Kejadian Gempa Paling Mematikan di Indonesia

Catatan itu disampaikan oleh Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami dalam kumpulan kejadian gempa di Indonesia yang magnitudonya besar dan menelan korban jiwa yang banyak.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 18 Januari 2021  |  08:22 WIB
Grafik hasil pencatatan seismometer/seismograf, alat pencatat besaran gempa bumi. - Reuters
Grafik hasil pencatatan seismometer/seismograf, alat pencatat besaran gempa bumi. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat ada sebanyak 46 kejadian gempa di Indonesia yang mematikan.

Catatan itu disampaikan oleh Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami dalam kumpulan kejadian gempa di Indonesia yang magnitudonya besar dan menelan korban jiwa yang banyak.

Di akun twitternya, Daryono merangkum kejadian gempa dengan kekuatan besar mulai dari magnitudo 6 hingga magnitudo 8.

"Kejadian gempa ini akibat adanya aktivitas di sesar aktif," tulisnya di akun twitternya.

Adapun kejadian tercatat sejak periode 1674 hingga 2019.

Dalam rangkuman tersebut, gempa terbesar tercatat terjadi pada tahun 1965 dengan kekuatan magnitudo 8. Adapun jumlah korban jiwa saat itu sebanyak u1 orang meninggal dunia.

Sedangkan gempa dengan jumlah kematian terbanyak terjadi pada tahun 2006 dengan korban jiwa 5.800 orang.

Kemudian, tahun 1896 dengan jumlah 2.503 orang meninggal dunia.

Selain tahun tersebut, angka kematian akibat gempa terbanyak juga terjadi pada 1674 sebanyak 2.243 orang meninggal dunia, tahun 1992  sebanyak 2.500 orang meninggal dunia karena gempa magnitudo 7,5, selanjutnya tahun 1899 sebanyak 4.000 orang meninggal dunia.

Berikut tabel kejadian gempa paling mematikan di Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa BMKG
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top