Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ikut Vaksinasi Perdana, Rosan Roeslani: Alhamdulillah, Tak Ada Keluhan Apa-apa

Ketua Kadin Rosan Roeslani ikut menjalani vaksinasi perdana bersama Presiden Jokowi sebagai perwakilan dari kalangan pengusaha.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 13 Januari 2021  |  13:51 WIB
(kiri-kanan) Pengacara Hotman Paris Hutapea bersama Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani mengadakan diskusi publik soal Omnibus Law Cipta Kerja di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu 14 Maret 2020. -  Tempo / EKO WAHYUDI.
(kiri-kanan) Pengacara Hotman Paris Hutapea bersama Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani mengadakan diskusi publik soal Omnibus Law Cipta Kerja di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu 14 Maret 2020. - Tempo / EKO WAHYUDI.

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P. Roeslani menjadi salah satu penerima vaksinasi perdana di Kantor Kepresidenan, Jakarta (13/1/2021).

Rosan masuk dalam daftar penerima vaksin perdana pada sesi ke tiga. Dia ikut menjalani vaksinasi perdana bersama Presiden Jokowi sebagai perwakilan dari kalangan pengusaha.

Usai menerima suntikan Sinovac, Rosan mengaku tetap sehat dan bugar. Dia mengaku tidak memiliki keluhan apapun.

“Alhamdulillah yang dirasakan sekarang tetap enak, semangat, nyaman, tidak ada keluhan apa-apa alhamdulillah,” kata Rosan usai divaksin, Rabu (13/1/2021).

Dia menceritakan proses yang dijalani pertama kali adalah dilakukan pemeriksaan kesehatan, dicek tensi darah hingga riwayat penyakit. Setelah seluruh proses dilakukan, Rosan langsung mengikuti vaksinasi.

“Setelah itu baru dicek lagi persyaratannya dan divaksin, nggak lebih dari lima menit alhamdulilah dan saya merasa segar selalu,” ujarnya.

Usai vaksinasi lanjut Rosan, dokumen yang dipegangnya diambil terlebih dulu oleh tenaga kesehatan. Setelah 30 menit menerima vaksin, barulah dokumen tersebut dikembalikan.

Masa 30 menit disebut merupakan waktu observasi setelah vaksinasi. Tim kesehatan akan memeriksa kembali kesehatan para penerima vaksin untuk melihat apakah mengalami efek samping.

“Dokumen setelah 30 menit baru diambil lagi dan 14 hari kemudian dilakukan vaksinasi yang kedua,” paparnya.

Adapun, Presiden Jokowi pada hari ini menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 Sinovac. Proses penyuntikan dilakukan oleh dokter kepresidenan.

"Ngga terasa apa-apa sama sekali," kata Jokowi usai disuntik vaksin Covid-19 seperti ditayangkan Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (13/1/2021).

Sebelum menjalani vaksinasi, tim medis terlebih dahulu melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kesehatan Presiden Jokowi, seperti mengecek tekanan darah dan suhu tubuh.

"Tekanan bapak 130/67 sehat," ujar Dokter yang melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan Presiden Jokowi yang ditayangkan oleh Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (13/1/2021).

Mendengar hasil pemeriksaan tekanan darah, Presiden mengaku biasanya angkanya lebih rendah. "Biasanya 70/110," ujar Jokowi.

Selain itu, tim kedokteran juga melontarkan beberapa pertanyaan terkait kondisi kesehatan Presiden Jokowi selama beberapa hari terakhir seperti apakah pernah terpapar Covid-19, mengalami gejala batuk atau flu.

Kemuian, tim kedokteran juga menanyakan apakah Jokowi pernah menderita penyakit jantung, penyakit ginjal, atau penyakit kronis lainnya, dan dijawab tidak oleh Presiden Jokowi. Seusai menjalani pemeriksaan, Presiden Jokowi pun langsung disuntik vaksin Covid-19 dari Sinovac.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi vaksinasi rosan p roeslani Vaksin Covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top