Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

15 Juta Vaksin Sinovac Tiba di RI, Satgas: Tetap Disiplin Protokol Kesehatan!

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan meskipun jutaan vaksin Covid-19 telah tersedia di Indonesia.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 12 Januari 2021  |  14:14 WIB
Ketua Satgas Penanganan Covid/19 Letjen TNI Doni Monardo / Istimewa
Ketua Satgas Penanganan Covid/19 Letjen TNI Doni Monardo / Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo menyambut kedatangan 15 juta dosis bahan baku vaksin Covid-19 dari Sinovac yang baru saja tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 12.10 WIB pada Selasa (12/1/2021).

Dalam acara penyambutan itu, Doni didampingi oleh Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas dan Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra.

Selain itu, tampak pula Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dan Panglima Daerah Militer Jayakarta (Pangdam Jaya) Mayjen TNI Dudung Abdurachman.

“Baru saja kita meninjau proses unloading vaksin Sinovac yang tiba di tanah air dengan jumlah sebanyak 15 juta dosis. Tentunya kita harus bersyukur karena untuk tahap ketiga ini pemerintah telah menambah jumlah vaksin,” kata Doni saat menyampaikan keterangan pers seperti dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (12/1/2021).

Kendati demikian, Doni membeberkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya untuk tetap berfokus menegakkan protokol kesehatan di tengah masyarakat. Alasannya, kasus aktif Covid-19 selama 2,5 bulan terakhir itu naik secara signifikan.

“Vaksin ini harus diimbangi dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan, ini lah yang harus dipahami oleh kita semua bahwa vaksin harus paralel dengan kedisiplinan dan kepatuhan kita semua,” ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi menargetkan vaksinasi Covid-19 dapat dikerjakan sebanyak 5.817.000 dosis pada Januari 2021. Target itu seiring dengan hitung-hitungan untuk merampungkan pemberian vaksin Covid-19 kepada 181.554.000 orang di akhir 2021.

Target itu disampaikan Presiden Jokowi saat memberi kata sambutan dalam perayaan Hari Ulang Tahun Ke-48 Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Tahun 2021 secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/1/2021).

“Di bulan Januari ini kita akan lakukan vaksinasi sebanyak 5.817.000 vaksin,” kata Jokowi.

Saat ini, Jokowi membeberkan, pemerintah telah memiliki 3 juta dosis vaksin Covid-19 yang siap pakai. Malahan, baru saja datang vaksin Covid dalam bentuk bahan baku sebanyak 15 juta dosis hari ini.

“Rencananya vaksin ini akan kita gunakan untuk 1,6 juta tenaga kesehatan tenaga medis yang tersebar di 34 provinsi sebagai prioritas vaksinasi awal, setelah itu tentu saja yang berikutnya TNI, Polri, guru dan masyarakat,” kata dia.

Sementara itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) untuk vaksin Covid-19 produksi Sinovac dan PT Bio Farma (Persero).

Selain itu, MUI juga telah mengeluarkan fatwa halal kepada vaksin Covid-19 produksi Sinovac dan Bio Farma. MUI menyatakan bahwa vaksin Covid-19 suci dan halal serta dapat digunakan oleh umat muslim.

Petunjuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara lengkap dapat diunduh di situs: https://s.id/juknis-vaksinasi-c19 

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vaksinasi Sinovac Vaksin Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top