Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Awal 2021 Pemerintah Optimistis Bisa Ratakan Zona Hijau

Pemerintah meminta dukungan masyarakat agar dapat belajar bersama menghadapi pandemi Covid-19 agar pada awal tahun 2021, cakupan zona hijau dapat makin meluas.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 31 Desember 2020  |  22:32 WIB
Warga menjalani tes cepat (rapid test) Antigen COVID-19, di area Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Jumat (18/12/2020). Pengelola Bandara Ngurah Rai Bali mulai Jumat (18/12) menyediakan layanan Rapid Test Antigen setelah sebelumnya telah menyediakan layanan Rapid Test Antibodi yang dapat digunakan sebagai salah satu syarat untuk melakukan perjalanan. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf - hp.
Warga menjalani tes cepat (rapid test) Antigen COVID-19, di area Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Jumat (18/12/2020). Pengelola Bandara Ngurah Rai Bali mulai Jumat (18/12) menyediakan layanan Rapid Test Antigen setelah sebelumnya telah menyediakan layanan Rapid Test Antibodi yang dapat digunakan sebagai salah satu syarat untuk melakukan perjalanan. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf - hp.

Bisnis.com, JAKARTA – Satgas Penanganan Covid-19 mencatat selama 10 bulan atau sepanjang virus masuk ke Indonesia, zona risiko tingkat kabupaten/kota semakin bergeser ke arah oranye.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan selama beberapa pekan terakhir, zona merah cenderung fluktuatif. Di sisi lain zona hijau semakin sedikit.

“Jumlahnya [zona hijau] tidak akan terwujud jika baik pemerintah dan masyarakat tidak bersinergi untuk bersama-sama mengerahkan upaya penanganan secara totalitas dalam menekan angka kasus aktif dan kematian, serta mendongkrak angka kesembuhan,” katanya melalui konferensi pers virtual, Kamis (30/12/2020).

Upaya ini menurutnya, akan tercapai apabila seluruh masyarakat tertib dalam menjalankan protokol kesehatan. Wiku menjelaskan bahwa awal tahun 2021 diharapkan penyebaran Covid-19 bisa ditekan. Hal ini dapat dibuktikan dengan meningkatnya zona hijau.

“Kita sudah banyak belajar selama 10 bulan sehingga tidak ada yang tidak mungkin. Yaitu menurunkan risiko sehingga Indonesia bisa didominasi oleh zona yang lebih aman,” jelasnya.

Di sisi lain, Wiku menuturkan bahwa angka kasus aktif, kesembuhan, dan kematian akibat Covid-19 cukup dinamis perubahannya sejak awal tahun. Angka positif terus mengalami peningkatan yang signifikan namun masih dapat ditekan dari sisi kesembuhan.

“Sejak awal pandemi telah tercatat 735.124 kasus konfirmasi positif. Sebanyak 603.741 kesembuhan atau 82,12 persen dan 21.944 kematian atau 2,9 persen. Ke depannya kita harus memiliki target untuk mencapai 100 persen kesembuhan dan menekan angka kematian,” ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Covid-19
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top