Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Corona Masih Naik, Afrika Selatan Kaji Larang Total Penjualan Alkohol

Afrika Selatan mencatatkan tiga hari dengan kasus Covid-19 tertinggi hingga 25 Desember 2020 ketika mencapai 14.796 kasus baru.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 28 Desember 2020  |  03:43 WIB
Alkohol - boldsky.com
Alkohol - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Afrika Selatan sedang mengkaji untuk kembali melarang penjualan alkohol secara total seiring dengan kasus Covid-19 yang meningkat pada musim liburan.

Dilansir Bloomberg, Senin (28/12/2020), pelarangan penjualan alkohol telah dimulai sejak Maret 2020, yang terbagi dalam beberapa tingkatan seiring dengan lockdown di negara tersebut. Pelarangan penjualan alkohol ini juga bertujuan mengurangi angka kecelakaan dan kekerasan.

Pemerintah Afsel pun menderita penurunan pendapatan pajak sebagai hasil dari pelarangan ini, dari hasil penjualan pedagang dan para pekerja bar yang dipecat.

Menurut sumber yang mengetahui masalah ini, pelarangan penjualan alkohol secara ketat bakal dimulai pada Selasa (29/12/2020) dan berlangsung hingga 10 Januari 2021.

Afsel sendiri mencatatkan tiga hari dengan kasus Covid-19 tertinggi hingga 25 Desember 2020 ketika mencapai 14.796 kasus baru.

Menteri Kesehatan Afsel Zweli Mkhize sehari sebelumnya menyerukan langkah-langkah yang lebih ketat untuk menekan penyebaran virus corona, yang telah mengguncang ekonomi.

Jumlah kasus yang dikonfirmasi di negara itu melampaui 1 juta pada hari Minggu (27/12/2020).

Sementara itu, juru bicara Presiden Tyrone Seale tidak segera memberikan respons saat dihubungi. Begitu juga dengan juru bicara pemerintah Phumla Williams.

Adapun, dari sisi pelaku industri minuman beralkohol, mengiyakan pemerintah Afsel akan mendiskusikan pelarangan tersebut.

"Kami tidak melihat bahwa pelarangan penjualan alkohol secara total akan menjadi solusi menekan kasus Covid-19, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang," kata asosiasi minuman beralkohol dalam sebuah pernyataan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

afrika selatan Virus Corona minuman beralkohol

Sumber : Bloomberg

Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top