Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tantangan Jepang Menuju Netralitas Karbon

Pemerintah Jepang telah menyusun sejumlah target spesifik bagi 14 sektor pada Jumat (25/12/2020).
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 26 Desember 2020  |  22:04 WIB
Ilustrasi - ilmupengetahuan.org
Ilustrasi - ilmupengetahuan.org

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Jepang kini menghadapi tantangan dalam segi teknis dan kebijakan terkait upaya mencapai tujuan yang telah ditetapkannya guna mewujudkan emisi nol bersih gas rumah kaca selambatnya hingga 2050.

Melansir NHK pada Sabtu (26/12/2020). Pemerintah Jepang telah menyusun sejumlah target spesifik bagi 14 sektor pada Jumat (25/12/2020).

Dikatakan bahwa semua penjualan mobil berpenumpang baru harus bertenaga listrik, sel bahan bakar, atau merupakan model hibrida selambatnya pertengahan 2030-an. Pemerintah juga ingin meluaskan kapasitas tenaga angin lepas pantai dari 30 juta kilowatt menjadi 45 juta kilowatt selambatnya pada 2040. Target lainnya adalah meningkatkan penggunaan hidrogen sebesar 10 kali lipat menjadi sekitar 20 juta ton selambatnya pada 2050.

Pemerintah memperkirakan dengan mengembangkan teknologi dan menerapkannya dalam penggunaan nyata sesuai rencana, keuntungan ekonomi per tahun sekitar 870 miliar dolar akan dapat dihasilkan pada 2030 dan sekitar 1,8 triliun dolar pada 2050.

Namun, masih terdapat banyak tantangan teknis guna mencapai tujuan ini. Peningkatan signifikan terkait performa baterai penyimpanan serta persiapan fasilitas pengisian baterai merupakan hal yang penting. Selain itu, biaya guna memproduksi hidrogen juga perlu diturunkan dalam jumlah besar.

Pemerintah mengatakan pihaknya akan menyokong semua sektor industri dengan mengerahkan penuh bantuan anggaran, pajak, finansial, serta langkah-langkah lainnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jepang emisi karbon
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top