Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemlu Tuntut Kedubes Jerman Klarifikasi ke Publik Kedatangan Stafnya ke Markas FPI

“Kepala Perwakilan Kedubes Jerman menyampaikan bahwa keberadaan staf Kedubes Jerman di tempat tersebut dan pertemuan yang dilakukan adalah atas inisiatif pribadi."
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 21 Desember 2020  |  08:32 WIB
Kedutaan Besar Jerman di Jakarta. JIBI - Bisnis/Nancy Junita@KedubeJerman
Kedutaan Besar Jerman di Jakarta. JIBI - Bisnis/Nancy Junita@KedubeJerman

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri menuntut agar Kedutaan Besar Jerman memberikan pernyataan resmi kepada publik kegiatan staf Kedutaan Jerman di Jakarta yang mendatangi markas Front Pembela Islam (FPI) beberapa waktu lalu.

Dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Minggu (20/12/2020), disebutkan bahwa Kepala Perwakilan Kedubes Jerman memastikan bahwa insiden tersebut tidak mencerminkan kebijakan Pemerintah dan Kedutaan Besar Jerman.

“Kepala Perwakilan  Kedubes Jerman menyampaikan  bahwa keberadaan staf Kedubes Jerman di tempat tersebut dan pertemuan yang dilakukan adalah atas inisiatif pribadi tanpa mendapatkan perintah atau sepengetahuan pimpinan Kedutaan Besar Jerman,” bunyi salah satu poin dalam rilis tersebut.

 Atas kejadian itu, Kepala Perwakilan Kedubes Jerman menyampaikan permintaan maaf dan penyesalan kepada Kementerian Luar Negeri.

Adapun, pihak Kedutaan Besar Jerman memastikan bahwa kedatangan stafnya ke markas FPI di Petamburan, Jakarta Barat bukanlah didasarkan para perintah atasan melainkan atas inisiatif pribadi.

Alhasil, Kedutaan Jerman juga secara tegas menyampaikan dukungan dan komitmen pemerintah Jerman untuk melanjutkan kerja sama bilateral dengan Indonesia untuk melawan intoleransi, radikalisme, dan ujaran kebencian.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jerman fpi
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top