Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hotman Paris Unggah Video Antrean Mengular Stempel Tes Swab di Soekarno-Hatta

Ada dua video yang diunggah Hotman Paris. Dari keterangannya, Hotman dan para penumpang antre di Soekarno-Hatta pada pukul 05.00 WIB.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 17 Desember 2020  |  11:21 WIB
Antrean penumpang untuk memvalidasi surat keterangan pemeriksaan tes usap Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (17/12/2020). JIBI - Bisnis/Nancy Junita @hotmanparisofficial
Antrean penumpang untuk memvalidasi surat keterangan pemeriksaan tes usap Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (17/12/2020). JIBI - Bisnis/Nancy Junita @hotmanparisofficial

Bisnis.com, JAKARTA – Pengacara Hotman Paris mengunggah video penumpang antre stempel hasil pemeriksaan tes usap (swab) Covid-19 berbasis metode PCR dan rapid test di Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (17/12/2020).

Dari pantauan di akun Instagram @hotmanparisofficial, diketahui bahwa Hotman adalah satu dari ratusan penumpang yang hendak terbang pada Kamis (17/12/2020) pagi.

Ada dua video yang diunggah Hotman Paris. Dari keterangannya, Hotman dan para penumpang antre di Soekarno-Hatta pada pukul 05.00 WIB.

Antrean mengular membuat keramaian di Bandara Soekarno-Hatta pada pagi hari. Menurut Hotman, antrean itu sepanjang 200 meter.

“Soekarno Hatta, Kamis 16 Desember 2020, jam 5 subuh antre stempel swab. Balada stempel validasi surat swab,” tulis Hotman.

Kemudian, dia mengatakan ada calon penumpang yang sudah saatnya akan terbang, namun surat keterangan pemeriksaan swab belum distempel petugas Kesehatan Pelabuhan.

“Sekarang Jam 5 ini, pesawat jam 5.10. Kasihan ibu. Halo pimpinan Kesehatan Pelabuhan, tolong ditambah petugas, Salam Hotman Paris,” ujarnya.

“Ini kasihan rakyat. Pimpinannya masih tidur, masih olahraga sekarang, sementarta kita menderita di sini, tambah petugasnya kenapa sih? Apa saya yang harus bayari,” tukas Hotman.

Lalu, pengacara bergelar Raja Pailit ini menuturkan, bahwa dia sudah membayar Rp1,5 juta untuk tes swab, namun masih harus antre lama di bandara.

“Sudah bayar Rp1,5 juta, masih disuruh antre,” tambahnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandara soekarno-hatta hotman paris
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top