Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Quick Count Pilkada Makassar 2020 : Danny Pomanto Unggul Sementara Atas Kerabat JK

Pasangan calon Ramdhan Pomanto-Fatma Rusdi unggul dalam perhitungan cepat pilkada Makassar 2020. Pasangan calon nomor urut 1 mengungguli tiga kandidat lainnya, termasuk Munafri Arifuddin, kerabat mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla
Kandidat Walikota Makassar nomor urut satu, Danny Pomanto./instagram @dannypomanto
Kandidat Walikota Makassar nomor urut satu, Danny Pomanto./instagram @dannypomanto

Bisnis.com, JAKARTA - Pasangan calon atua paslon nomor urut 1,Ramdhan Pomanto-Fatma Rusdi unggul sementara dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) Makassar 2020 berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count.

Hingga pukul 15.13 WIB, jumlah sampel suara yang terkumpul telah mencapai 94,80 persen. Ramdhan atau biasa dipanggil Danny Pomanto mengumpulkan 41,70 persen suara, unggul dari tiga pasangan calon lainnya berdasarkan hasil hitung cepat Lingkar Survei Indonesia (LSI). 

Sementara itu, menguntit Danny Pomanto-Fatma Rusdi adalah Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando sementara meraup 34,37 suara hitung cepat. Di urutan ketiga adalah Syamsu Rizal-Fadli Ananda sebesar 19,23 persen dan terakhir Irman Yasin Limpo-Andi Muhammad Zunnun sebanyak 4,70 persen.

Untuk diketahui quick count atau hitung cepat adalah perhitungan secara prediktif dan cepat. Data ini diperoleh berdasarkan berita acara hasil perhitungan (C1) berdasarkan TPS yang dipilih secara acak yang menggambarkan populasi. Hasil quick count bukan hasil resmi pemilu.

Pilkada serentak di Kota Makassar diperkirakan bakal berlangsung sengit. Para kontestan yang bersaing untuk memperebutkan suara pemilih merupakan figur-figur berpengalaman.

Pengamat Politik Universitas Islam Negeri Alaudin Makassar Firdaus Muhammad mengatakan hari ini, Rabu (9/12/2020) berlangsung pilkada serentak di 12 kota/kabupaten di Sulawesi Selatan. Pilkada di Kota Makassar menjadi yang paling menarik perhatian karena menampilkan sosok terbaik daerah Sulsel.

Status sebagai ibukota provinsi menjadi alasan kuat para putra terbaik bertarung memperebutkan kursi walikota dan wakil walikota. Firdaus menyebut,  pilkada di Kota Makassar menjadi lanjutan pertarungan yang sempat hambar dua tahun lalu.

Pada 2018, ada dua kontestan, yaitu Danny Pomanto dan Munafri Arifuddin. Munafri yang merupakan kerabat mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla melawan kotak kosong karena Danny didiskualifikasi.

"Jadi sekarang sangat menarik dibandingkan dengan 2018 karena sekarang ada empat kontestan dan semuanya pernah bertarung [di pilkada]," ujarnya dalam siaran stasiun televisi Kompas TV, Rabu (9/12/2020).


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dwi Nicken Tari
Editor : Rivki Maulana
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper