Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wah! Swedia Belum Wajibkan Warganya Gunakan Masker

Menurut WHO, di lokasi virus corona menyebar, masyarakat - termasuk anak-anak dan siswa berusia di atas 12 tahun - harus selalu menggunakan masker.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 04 Desember 2020  |  14:02 WIB
Suasana di Kungstradgarden park di Stockholm, Swedia -  Bloomberg / Mikael Sjoberg
Suasana di Kungstradgarden park di Stockholm, Swedia - Bloomberg / Mikael Sjoberg

Bisnis.com, STOCKHOLM - Di saat isu protokol kesehatan menjadi menu percakapan sehari-hari, Swedia justru masih longgar dalam penerapannya.

Negara tersebut hingga saat ini belum mewajibkan penggunaan masker. Sementara itu angka kematian Covid-19 di Swedia sudah menembus angka 7.000.

Demikian disampaikan pejabat kesehatan senior negeri itu, Kamis (3/12/2020) waktu setempat.

Sebelumnya, pada Rabu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperluas rekomendasi kapan penggunaan masker diharuskan.

Menurut WHO, di lokasi virus corona menyebar, masyarakat - termasuk anak-anak dan siswa berusia di atas 12 tahun - harus selalu menggunakan masker.

Penggunaan masker berlaku saat mereka berada di toko, tempat kerja, dan sekolah yang minim ventilasi serta ketika menerima tamu di rumah dengan ventilasi yang buruk.

Namun, Otoritas Kesehatan Swedia, yang sebagian besar berada di balik strategi menentang penguncian Swedia, menahan diri untuk tidak merekomendasikan penggunaan masker.

Pihaknya mengutip bukti lemah soal keefektifan masker dan ketakutan bahwa masker bisa dijadikan alasan untuk tidak mengisolasi diri ketika mengalami gejala.

"Masker wajah mungkin diperlukan di situasi tertentu. Situasi itu belum muncul di Swedia, menurut dialog kami dengan domain [perawatan kesehatan]," kata ketua ahli epidemiologi Swedia, Anders Tegnell saat konferensi pers, Kamis.

WHO menjelaskan bahwa bukti soal masker lemah.

"Sejauh ini semua riset menunjukkan bahwa jauh lebih penting untuk menjaga jarak fisik ketimbang menggunakan masker," katanya.

Dalam upaya membendung gelombang kedua pandemi, Perdana Menteri Stefan Lofven pada Kamis mengumumkan bahwa sekolah menengah akan beralih ke pembelajaran jarak jauh (PJJ) hingga akhir tahun ini.

Swedia mengonfirmasi 35 kematian baru Covid-19 pada Kamis (3/12/2020), sehingga totalnya mencapai 7.007, dengan 6.485 kasus baru.

Tingkat kematian per kapita Swedia berkali-kali lebih tinggi dibanding negara tetangganya, namun masih lebih rendah daripada sejumlah negara Eropa yang memilih penguncian Covid-19.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

swedia Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top