Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KPK Temukan Dokumen Transaksi di Rumah Calon Besan Bamsoet, Apa Isinya?

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan dokumen dan bukti transaksi keuangan yang diduga terkait dengan suap eks Menteri KKP Edhy Prabowo.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 02 Desember 2020  |  14:18 WIB
Direktur PT Dua Putra Perkasa (DPP) Suharjito (tengah) berjalan menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi ekspor benih lobster di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (26/11/2020) dini hari. KPK menetapkan tujuh tersangka dalam kasus dugaan korupsi tersebut, dua di antaranya yakni Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan Direktur PT DPP Suharjito. - Antara
Direktur PT Dua Putra Perkasa (DPP) Suharjito (tengah) berjalan menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi ekspor benih lobster di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (26/11/2020) dini hari. KPK menetapkan tujuh tersangka dalam kasus dugaan korupsi tersebut, dua di antaranya yakni Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan Direktur PT DPP Suharjito. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan dokumen dan bukti transaksi keuangan di rumah calon besan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Suharjito. Dokumen dan bukti transaksi tersebut diduga terkait dengan tindak pidana penyuapan kepada eks Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri memgatakan barang bukti tersebut diltemukan penyidik KPK dalam penggeledahan di  Direktur PT Dua Putra Perkasa Pratama (DPP) Suharjito termasuk kantor dan gudang PT DPP.

"Penggeledahan dilakukan dari pukul 15.00 WIB sampai dengan sekitar jam 00.00 WIB," kata Ali lewat pesan singkat, Rabu (2/12/2020).

Ali menuturkan bahwa dokumen yang didapatkan dalam telah diamankan dan akan dianalisa untuk kemudian dilakukan penyitaan. Dia juga menegaskan bahwa proses penggeladahan telah sesuai prosesdur. Pasalnya selama proses tersebut tim di dampingi oleh pihak-pihak yang berada di kediaman dan kantor PT DPP.

Sebelumnya PT DPP, KPK sudah melakukan penggeledahan di kantor KKP dan kantor PT ACK. KPK  juga telah menetapkan 7 orang tersangka dalam kasus dugaan suap terkait perizinan tambak, usaha, dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020. 

Mereka adalah Edhy Prabowo, Staf khusus Menteri KKP Syafri, Andreu Pribadi Misanta, Pengurus PT ACK Siswadi, Staf Istri Menteri KKP Ainul Faqih, dan Amiril Mukminin sebagai penerima suap. Sementara itu sebagai pemberi suap, KPK menetapkan Suharjito yang merupakan Direktur PT DPP sebagai tersangka.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK Bambang Soesatyo edhy prabowo
Editor : Edi Suwiknyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top