Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Satgas Covid-19 Dikabarkan Bakal Jemput Rizieq Shihab, Ini Kata Jubir

Meski mengaku sehat, Rizieq masih berpotensi terancam ditulari oleh orang lain karena sudah kontak erat dengan orang banyak, yang secara teknis bisa menjadi faktor penularan Covid-19.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 30 November 2020  |  18:15 WIB
Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito. - Antara
Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Beredar kabar Satgas Penanganan Covid-19 berencana melakukan penjemputan terhadap Muhammad Rizieq Shihab.

Penjemputan dilakukan terkait sikap Rizieq yang merahasiakan hasil tes usap dan menolak dilakukan pelacakan kontak.

Rencana penjemputan juga didasari permintaan warga perumahan Mutiara Sentul klaster The Nature, Bogor, Jawa Barat. 

Sebelumnya, seperti diberitakan KompasTV secara live, Senin (30/11/2020), warga perumahan Mutiara Sentul sudah melakukan aksi meminta HRS keluar karena keberadaannya dinilai mengganggu.

Mereka juga masih menantikan Satgas untuk bertemu dan menjemput HRS terkait sikapnya yang menyembunyikan hasil tes Covid-19.

Kendati demikian, belum diketahui kapan Satgas Covid-19 akan melakukan penjemputan. Masyarakat sekitar berharap Rizieq bisa sadar dan keluar sendiri dari kompleks tersebut.

Sementara itu, Polda Metro Jaya juga telah melayangkan surat panggilan kepada Rizieq Shihab untuk dilakukan pemeriksaan pada Selasa (1/12/2020).

Di sisi lain, Menko Polhukam Mahfud MD mengingatkan HRS agar bisa kooperatif.

“Dimohonkan kepada Saudara Muhammad Rizieq Shihab untuk kooperatif dalam rangka penegakkan hukum. Kalau merasa sehat tentunya tidak keberatan untuk memenuhi panggilan aparat hukum memberikan keterangan yang diperlukan demi keselamatan bersama,” imbau Mahfud pada keterangan pers, Minggu (29/11/2020).

Meski mengaku sehat, Rizieq masih berpotensi terancam ditulari oleh orang lain karena sudah kontak erat dengan orang banyak, yang secara teknis bisa menjadi faktor penularan Covid-19.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Munardo juga menyesalkan sikap Rizieq yang menolak tindakan pelacakan kontak.

“Kami Satgas Covid-19 sangat menyesalkan sikap saudara Muhammad Rizieq Shihab yang menolak dilakukan penelusuran kontak, mengingat pernah kontak erat dengan pasien Covid-19. Kami meminta saudara Rizieq sebagai tokoh masyarakat untuk kooperatif dan memberikan teladan dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19,” tegas Doni.

Doni juga menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan langkah-langkah dan tindakan tegas bagi siapa pun yang membahayakan keselamatan dan kesehatan masyarakat di masa pandemi Covid-19.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito menyatakan akan memberikan penjelasan resmi besok terkait penjemputan terhadap Rizieq Shihab.

"Kami akan menyinggung hal ini besok secara resmi di konferensi pers, mohon mengutip dari sana," ujar Wiku saat dikonfirmasi Bisnis, Senin petang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

habib rizieq Covid-19
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top