Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

China Latihan Militer di Laut China Selatan. Ada Apa?

Parade latihan militer di Laut China Selatan disinyalir untuk memberi sinyal mencegah Taiwan membebaskan diri dari China.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 25 November 2020  |  18:03 WIB
Ilustrasi-Kapal perusak radar milik Angkatan Laut China Hull 568 saat menjalani misi latihan tempur di Laut China Selatan, 18 Juni 2020./ANTARA - HO/ChinaMilitary\r\n\r\n
Ilustrasi-Kapal perusak radar milik Angkatan Laut China Hull 568 saat menjalani misi latihan tempur di Laut China Selatan, 18 Juni 2020./ANTARA - HO/ChinaMilitary\\r\\n\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Angkatan Laut China baru-baru ini mengerahkan sejumlah armada untuk terlibat dalam latihan tempur di Laut China Selatan.

Militer China melibatkan tiga kapal pendaratan amfibi Type 071 dan sejumlah kapal rudal siluman Type 022. Parade latihan militer ini disinyalir untuk memberi sinyal mencegah Taiwan membebaskan diri dari China.

Global Times melaporkan bahwa tiga kapal pendaratan amfibi Type 071 terpasang pada armada kapal pendarat dengan angkatan laut di bawah People's Liberation Army (PLA) Southern Theater Command.

Ketiga kapal tersebut adalah Wuzhishan, Kunlunshan dan Changbaishan. Ketiganya fokus pada 10 hal seperti pertahanan komprehensif, transfer bantalan udara, penembakan langsung, operasi kunjungan, papan, pencarian hingga penyitaan.

“Sebanyak tiga kapal pendarat amfibi Type 071 yang beroperasi bersama harus dianggap sebagai kekuatan pendaratan yang sangat kuat, dan latihan tersebut dapat mensimulasikan misi untuk mendarat di sebuah pulau besar atau sekelompok besar pulau dan terumbu karang,” kata analis militer dikutip Global Times, Rabu (25/11/2020).

Sementara itu, di lokasi lainnya, armada kapal rudal siluman Type 022 melakukan skenario pertempuran nyata, pelatihan katamaran dalam serangan dan pertahanan komprehensif, pertahanan udara hingga antiterorisme.

Berdasarkan informasi dari China Central Television (CCTV) Type 022 cepat, fleksibel, tersembunyi dan bertenaga, yang merupakan karakteristik yang membuatnya cocok untuk misi pertahanan pantai melawan kapal-kapal berukuran menengah dan besar yang bermusuhan dan kelompok tempur dari luar zona pertahanan, tetapi juga dapat menghadapi pesawat musuh dan jangkauan yang lebih besar.

Di sisi lain, tidak dijelaskan secara rinci tujuan latihan militer tersebut. Namun, para analis memuji kesiapan armada China. Latihan ini juga dinilai berfungsi mencegah pergerakan kalangan separatis Taiwan di Laut China Selatan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china militer laut china selatan
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top