Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Kok Fadli Zon yang Trending di Twitter?

Nama Fadli Zon menjadi trending topic di twitter pada Rabu (25/11/2020) seiring dengan penangkapan Menteri KKP Edhy Prabowo oleh KPK.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 25 November 2020  |  14:03 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon bergegas usai mengikuti rapat internal di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu (8/8/2018). - ANTARA/Dhemas Reviyanto
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon bergegas usai mengikuti rapat internal di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu (8/8/2018). - ANTARA/Dhemas Reviyanto

Bisnis.com, JAKARTA - Nama Politikus Partai Gerindra Fadli Zon masuk jajaran trending di Twitter seiring dengan penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Anggota Komisi I DPR itu dikenal paling getol mengkritik sejumlah kebijakan pemerintah. Namun kali ini, koleganya di Partai Gerindra ditangkap oleh komisi antirasuah soal penetapan calon eksportir benih lobster.

Meski tidak mencuitkan apapun, nama Fadli tetap meramaikan jagat twitter sejak siang ini. Bahkan, mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti juga turut menyebut nama Fadli setelah penangkapan itu.

"Punya Bisnis Lobster, Fadli Zon Sebut Fahri Hamzah Calon Konglomerat," tulis Susi, Rabu (25/11/2020). Susi juga membagikan berita Bisnis.com edisi 6 Juli dengan judul yang sama dengan unggahannya.

Warganet lainnya ikut menyinggung Fadli Zon setelah Edhy Prabowo jadi menteri pertama Jokowi - Ma'ruf yang harus berurusan dengan KPK.

"Kalo Edy Prabowo diganti dengan Fadli Zon ntar, bgm sodara?" tulis influencer @zoelfick.

"Tekad Edhy Prabowo Tak Permalukan Jokowi-Prabowo Tinggal Janji Manis Belaka Cuman janji manis dan Janji palsu. Mana neh suaranya Fadli Zon?Bravo KPK," kicau @diantyyasmin3.

Sementara itu, Fadli Zon belum memberikan komentar apapun terkait penangkapan ini. Dia hanya menyampaikan kegiatannya hari ini. Selain itu, Fadli juga mengucapkan selamat hari guru nasional.

"Pagi ini mengisi Webinar Nasional Universitas Syiah Kuala dgn tema "Mewujudkan Legislator Muda Guna Menyongsong Indonesia Maju di Masa Pandemi. @univ_syiahkuala," cuitnya.

"Pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa, dan guru adalah pejuang-pejuangnya. Selamat Hari Guru Nasional! #HariGuruNasional2020 #HariGuruNasional #hariguru," katanya lagi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan istrinya Iis Rosita Dewi terciduk satuan tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (25/11/2020) dini hari.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri membeberkan bahwa penangkapan tidak hanya dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta, tetapi juga di Jakarta dan Depok, Jawa Barat.

"Rabu (25/11/2020) KPK mengamankan sejumlah pihak di beberapa lokasi diantaranya Jakarta dan Depok Jabar termasuk di Bandara Soekarno Hatta sekitar jam 00.30 WIB," kata Ali lewat pesan singkat, Rabu (25/11/2020).

KPK juga memastikan mengamankan 17 orang termasuk Menteri KKP Edhy Prabowo dan istrinya Iis Rosita Dewi.

"Jumlah yang diamankan petugas KPK seluruhnya saat ini 17 orang, diantaranya adalah menteri kelautan dan perikanan beserta istri dan beberapa pejabat di KKP," ujar Ali.

Selain mengamankan Menteri KKP Edhy Prabowo, KPK juga turut mengamankan istri dan pejabat KKP dan sejumlah pihak swasta. Ali belum merinci nama pihak-pihak yang ikut diamankan selain Edhy Prabowo dan Istrinya.

Selain itu, Ali memastikan bahwa penangkapan ini terkait dengan proses penetapan calon eksportir benih lobster.

"Kasus ini diduga terkait dengan proses penetapan calon exportir benih lobster," ucap Ali.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK kkp Fadli Zon edhy prabowo
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top