Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rocky Gerung Sindir Mahfud MD: Sejak di Istana Gaul sama Buzzer

Rocky menilai Menkopolhukam Mahfud MD tidak bisa mengolah atau menganalisisi informasi karena bergaul dengan para influencer dan buzzer selama berada di Istana.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 20 November 2020  |  14:26 WIB
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukkam) Mahfud MD memberi sambutan pada pembukaan Kongres ke-XXXII HMI di Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (1/3/2020). Koordinator Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Mahfud MD berharap kepada Kongres ke XXXII HMI dengan agenda pemilihan Ketua Umum PB HMI harus bersatu demi terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil dan makmur. ANTARA FOTO - Jojon
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukkam) Mahfud MD memberi sambutan pada pembukaan Kongres ke-XXXII HMI di Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (1/3/2020). Koordinator Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Mahfud MD berharap kepada Kongres ke XXXII HMI dengan agenda pemilihan Ketua Umum PB HMI harus bersatu demi terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil dan makmur. ANTARA FOTO - Jojon

Bisnis.com, JAKARTA – Pengamat Politik sekalius akademisi Rocky Gerung melontarkan kritik terhadap Menkopolhukam RI Mahfud MD.

Rocky menilai Menkopolhukam Mahfud MD tidak bisa mengolah atau menganalisisi informasi karena bergaul dengan para influencer dan buzzer selama berada di Istana.

“Sebelum beliau [Mahfud MD] masuk istana atau di awal-awal, dia mengerti bahwa dia otonom untuk membuat analisis. Begitu masuk istana, dia bergaul dengan influencer, bergaul dengan buzzer,” katanya dalam tayangan video YouTube Rocky Gerung Official seperti dikutip Bisnis, Jum’at (20/11/2020).

Dia menilai tugas Menkopolhukam seharusnya membawahi semua informasi publik termasuk informasi Badan Intelijen Negara (BIN), informasi intelijen TNI, serta informasi publik.

Namun, hal itu tidak dapat dieksekusi dengan maksimal. Pasalnya, kata Rocky, Mahfud MD mendapat dukungan palsu dari para relawan.

Rocky mengatakan hal itu kemudian membuat Mahfud MD berpikir bahwa buzzer dapat memberikan informasi yang lebih baik dari intelijen, polisi, ataupun Pangdam.

Menurutnya, situasi yang terjadi saat ini merupakan kesalahan dari Mahfud MD yang notabene Menkopolhukam RI.

"Sebagai Menkopolhukam, dia mempunyai kapasitas dan portofolio untuk mengumpulkan informasi sebelum dibagikan kepada publik," jelasnya.

Dalam video tersebut, Rocky memberi saran kepada Mahfud MD. Dia menyarankan agar Mahfud MD menyingkirkan pengaruh buzzer, dengan begitu dia bisa mengumpulkan dan menganalisis informasi.

“Kalau Mahfud ingin agar dia teduh di dalam menganalisis, singkirkan pengaruh buzzer, pengaruh influencer segala macam. Itu kan Mahfud nggak punya akses lagi pada intelektual, pada ahli-ahli hukum,” ujar Rocky.

Selain itu, Rocky mengungkap demokrasi yang terjadi di Indonesia tengah berada di masa krisis. Hal itu semakin diperkuat dengan pemberitaan South China Morning Post, media berbasis di Hong Kong, yang menyebut Presiden Joko Widodo sebagai Soeharto Kecil atau Little Soeharto.

Dia mengatakan pendukung Jokowi di Istana sebenarnya tinggal relawan yang memberikan dukungan palsu. Relawan hanya ingin mendukung jika diberi jabatan sebagai komisaris BUMN.

Dunia internasional juga melihat posisi Jokowi makin lama makin lemah karena harus menerima tekanan relawan. Rocky juga memberikan dua contoh media asing yang memberitakan soal kepemimpinan Presiden saat ini.  Dia memberi contoh majalah The Economist menyebutkan Presiden Jokowi adalah rezim yang sedang menghidupkan kembali otoriter.

“Koran China [South China Morning Post] juga menyebutkan Jokowi itu adalah little Soeharto. Jadi, dunia sebetulnya sudah merumuskan Indonesia sudah nggak ketolong soal demokrasi,” imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi mahfud md rocky gerung
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top