Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Luhut Bakal Gelar Pertemuan dengan Para Gubernur di Jawa. Bahas Apa?

Meski tengah melakukan kunjungan ke AS, Luhut Pandjaitan menyatakan akan menggelar pertemuan dengan para gubernur di Jawa untuk membahas perkembangan Covid-19.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 17 November 2020  |  16:28 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan dalam Digital Launch of Indonesia's Multi-Stakeholder Action Plan, Rabu (22/4/2020). Istimewa -  Humas Kemenko Marves
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan dalam Digital Launch of Indonesia's Multi-Stakeholder Action Plan, Rabu (22/4/2020). Istimewa - Humas Kemenko Marves

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan akan melakukan pertemuan virtual dengan para Gubernur di Pulau Jawa.

Dia mengatakan bahwa pertemuan itu dilakukan untuk membahas indikasi peningkatan kasus Covid-19 di Pulau Jawa dalam sepekan terakhir.

Adapun, pertemuan virtual dengan para Gubernur di Jawa itu dilakukan di sela-sela lawatannya ke Amerika Serikat. Pasalnya, saat ini Luhut tengah melakukan kunjungan kerja ke AS.

“Besok, Rabu (17/11/2020) kami akan melakukan video conference dengan para gubernur di Jawa akan memberikan data tujuh hari terakhir kelihatan ada indikasi kenaikan,” kata Luhut saat webinar Universitas Gadjah Mada, Selasa (17/11/2020).

Menurutnya, dalam pertemuan tersebut akan diketahui apakah peningkatan tersebut disebabkan libur panjang yang berlangsung sekitar 14 - 16 hari lalu. Selain itu, persoalan kapasitas ruang ICU di berbagai daerah juga akan menjadi bahasan.

“Perlu kita cek, tapi ada data misalnya kapasitas ICU rumah sakit di Jakarta mulai pada posisi kritis,” ujarnya.

Di sisi lain dia menyebutkan bahwa pihaknya bersama Kementerian Kesehatan dan Satgas Covid-19 telah membuat big data mengenai kesehatan di pusat data dan informasi.

“Dia [big data] bisa memonitor sakit itu di mana saja dan sakit apa saja dan kita link dengan BPJS yang akhirnya juga nanti bisa memahami penyakit itu di mana saja dan seterusnya,” jelasnya.

Menurutnya, big data tersebut juga nantinya bisa dikaitkan untuk pelaksanaan vaksinasi Covd-19.

“Kita harapkan kalau nanti ada emergency use, tentu tahun ini akan bisa dilakukan penyuntikan [vaksin] itu,” ungkapnya.

Sementara itu, diberitakan sebelumnya bahwa Luhut menjelaskan mengenai perkembangan penanganan Covid-19 di Indonesia kepada IMF dan World Bank dalam lawatannya ke Amerika Serikat, Selasa (17/11/2020).

Luhut mengatakan bahwa dirinya telah menjelaskan mengenai penanganan pandemi serta ekonomi dalam negeri. Dia mengaku upaya penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi diapresiasi oleh World Bank dan IMF.

"Saya baru bertemu banyak orang di AS dan dapat apresiasi World Bank dan IMF karena Indonesia sangat baik. Saya brief mereka mengenai Covid-19 dan juga penanganan ekonomi," ujarnya.

Luhut mengungkapkan ada beberapa poin yang dijabarkan kepada dua lembaga internasional itu terkait penanganan Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Luhut Pandjaitan Covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top