Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Targetkan Vaksinasi Dimulai Akhir Tahun

Vaksinasi merupakan kunci untuk mengembalikan kepercayaan para pelaku usaha untuk berekspansi dan masyarakat untuk konsumsi.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 17 November 2020  |  11:50 WIB
Sebuah botol kecil berlabel Vaksin diletakkan di dekat jarum suntik medis di depan tulisan Coronavirus Covid-19
Sebuah botol kecil berlabel Vaksin diletakkan di dekat jarum suntik medis di depan tulisan Coronavirus Covid-19" pada (10/4/2020). - Antara\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah menargetkan proses vaksinasi untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 sudah bisa dilakukan pada akhir 2020.

Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Reza Siregar mengatakan bahwa vaksinasi merupakan pekerjaan yang sangat besar. Apalagi ada sekitar 270 juta penduduk yang harus dijangkau, sehingga prosesnya diperkirakan memakan waktu bertahun-tahun.

"Mudah-mudahan pelaksanaan vaksinasi ini mulai terjadi pada akhir tahun. Tentu saja ini akan menjadi yang sangat besar sekali skalanya, kita punya 270 juta populasi orang," kata Reza, Selasa (17/11/2020).

Kendati membutuhkan waktu uang cukup lama, Reza menyebut bahwa vaksinasi merupakan kunci untuk mengembalikan kepercayaan para pelaku usaha untuk berekspansi dan masyarakat untuk konsumsi.

Dengan kembalinya kinerja sisi permintaan dan sisi produksi ke arah normal, pemerintah berharap proses pemulihan ekonomi bisa berjalan cepat.

"Kami sudah yakin bahwa kondisi saat ini sudah lewat dari posisi yang terburuk ekonomi, yang menjadi pertanyaan bagaimana kita mereset pertumbuhan," jelasnya.

Adapun tahun ini pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk pemulihan ekonomi senilai Rp695,2 triliun. Anggaran tersebut digunakan untuk menstimulus dunia kesehatan, jaring pengamanan sosial, hingga stimulus dunia usaha.

Selain itu, pemerintah juga telah mengalokasikan anggaran senilai Rp2 triliun untuk penambahan penyertaan modal negara (PMN) bagi PT Bio Farma (Persero). Suntikan modal ini diberikan untuk mendorong pengadaan vaksin dan alat kesehatan

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Vaksin kemenko perekonomian Virus Corona Vaksin Covid-19
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top