Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hari Ini, WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri Menjadi 1.872 Orang

Penambahan kasus baru WNI yang terpapar Covid-19 berada di Vatikan, Rusia dan Jerman pada Sabtu (14/11/2020).
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 14 November 2020  |  12:33 WIB
Ilustrasi - Sampel darah yang terindikasi positif Virus Corona. - Antara
Ilustrasi - Sampel darah yang terindikasi positif Virus Corona. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri mencatat adanya penambahan kasus warga negara Indonesia (WNI) yang terpapar Covid-19 di luar negeri pada Sabtu (14/11/2020).

Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Luar Negeri pada hari ini total WNI yang terpapar Covid-19 mencapai 1.872 orang. Adapun, pada hari sebelumnya, Jumat (13/11/2020) total WNI yang terpapar Covid-19 sebanyak 1.867 orang. Artinya, ada penambahan 5 kasus baru pada hari ini.

Penambahan kasus baru WNI yang terpapar Covid-19 berada di Vatikan 1 kasus, Rusia 3 kasus, dan Jerman 1 kasus.

"Tambahan WNI terkonfirmasi Covid-19 di Vatikan, Rusia dan Jerman," tulis akun twitter @Kemenlu_RI, Sabtu (14/11/2020).

Kemenlu juga melaporkan tidak ada penambahan kasus sembuh dan kasus meninggal akibat Covid-19 terhadap WNI di luar negeri pada hari ini.

Dengan demikian, total WNI terpapar Covid-19 di luar Negeri ialah 1.872 kasus dengan perincian 1.348 sembuh, 155 meningal dan 369 orang dalam perawatan.

Pada hari ini persentase kesembuhan WNI di luar negeri ialah 72 persen angka tersebut lebih rendah jika dibandingkan hari sebelumnya yaitu 72,2 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wni kementerian luar negeri Virus Corona Covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top