Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pulihkan Ekonomi, India Tambah Stimulus Fiskal Setara Rp1.699 Triliun

India kemungkinan besar akan mengalami resesi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Bank sentral memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan mengalami kontraksi dua kuartal berturut-turut.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 12 November 2020  |  17:51 WIB
Proyek pembangunan residensial vertikal di Uttar Pradesh, India./Bloomberg - Anindito Mukherjee
Proyek pembangunan residensial vertikal di Uttar Pradesh, India./Bloomberg - Anindito Mukherjee

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah India kembali menggelontorkan stimulus untuk setara Rp1.699 triliiun untuk menyelamatkan perekonomian yang terpukul akibat pandemi virus corona (Covid-19)

Dilansir Bloomberg, Kamis (12/11/2020), Menteri Keuangan India Nirmala Sitharaman mengatakan stimulus tambahan berjumlah sekitar 9 triliun rupee (US$120 miliar) itu menjadikan total bantuan virus negara menjadi hampir 30 triliun rupee, atau 15 persen dari produk domestik bruto. 

Menurut laporan Reserve Bank of India, ekonomi terbesar ketiga di Asia itu tergelincir ke dalam resesi yang belum pernah terjadi sebelumnya setelah produk domestik bruto kemungkinan turun untuk kuartal kedua berturut-turut pada triwulan ketiga 2020.

Stimulus terbaru itu adalah perpanjangan dari rencana penyelamatan yang diumumkan pada Mei, meskipun itu tidak banyak membantu menghidupkan kembali permintaan pada ekonomi yang sangat bergantung pada konsumsi.

Usaha mikro, kecil dan menengah di 26 sektor akan memenuhi syarat untuk program jaminan kredit, dan akan mendapatkan moratorium pinjaman satu tahun dan empat tahun.

Dia menghitung program insentif terkait produksi senilai 1,46 triliun rupee (US$20 miliar) untuk unit manufaktur, yang telah disetujui oleh pemerintah, sebagai bagian dari 12 langkah dukungan yang diumumkan hari ini. Pengeluaran tambahan sebesar 180 miliar rupee akan dilakukan untuk program perumahan perkotaan yang terjangkau.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

india
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top