Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gempa Berkekuatan Magnitudo 5,1 Guncang Mamuju Tengah

Titik gempa berada di darat, sekitar 21 km barat laut Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 07 November 2020  |  12:45 WIB
Ilustrasi seismograf. Alat ini merupakat perangkat yang mengukur dan mencatat gempa bumi. - Antara
Ilustrasi seismograf. Alat ini merupakat perangkat yang mengukur dan mencatat gempa bumi. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Gempa dengan magnitudo 5,1 terjadi pada hari ini, Sabtu (7/11/2020), sekitar pukul 06.41 WIB di wilayah Sulawesi Barat. Guncangan gempa yang terjadi pada pagi hari itu sempat membuat warga Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, panik.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju Tengah masih memantau situasi di lapangan pascagempa. Sekretaris BPBD setempat Awal menyebutkan bahwa gempa dirasakan kuat.

“Warga di daerah pesisir sempat panik, belum ada laporan kerusakan. Tim Reaksi Cepat BPBD sedang memonitor di lapangan,” ujar Awal melalui dalam keterangan resmi, Sabtu (7/11/2020).

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis parameter gempa M5,1 dengan kedalaman 10 km. Titik gempa berada di darat, sekitar 21 km barat laut Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Di samping itu, BMKG menginformasikan bahwa hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

Berdasarkan analisis guncangan dengan skala MMI, gempa bumi dirasakan daerah Mamuju Tengah III-IV MMI dan Mamuju Utara, Mamuju dan Pasangkayu III MMI.

Melihat lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Mamuju atau Mamuju Thrust. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan sesar naik atau thrust-fault.

Berdasarkan analisis risiko, Kabupaten Mamuju Tengah termasuk daerah dengan kategori kelas bahaya gempa bumi sedang hingga tinggi. Sebanyak 5 kecamatan berada pada kawasan tersebut dengan luas risiko sekitar 39.000 hektar, sedangkan jumlah populasi yang terpapar bahaya gempa bumi sedang hingga tinggi sebanyak 58.671 jiwa.

Setelah kejadian, BNPB terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Mamuju. Langkah ini untuk mengantisipasi penanganan darurat yang harus dilakukan sejak dini. Masyarakat diimbau waspada dan siap siaga terhadap bencana gempa bumi, khususnya di tengah pandemi Covid-19. Lakukan upaya kesiapsiagaan di tengah keluarga sehingga terhindar dari risiko yang lebih besar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa BMKG
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top