Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Soal Kehalalan Vaksin Covid-19, Wapres Masih Tunggu Laporan MUI

Juru Bicara Wakil Presiden Masduki Baidlowi mengatakan bahwa hingga kini belum ada kepastian soal kehalalan vaksin Covid-19. MUI belum memberikan laporan.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 06 November 2020  |  13:48 WIB
Sebuah botol kecil berlabel Vaksin diletakkan di dekat jarum suntik medis di depan tulisan Coronavirus Covid-19
Sebuah botol kecil berlabel Vaksin diletakkan di dekat jarum suntik medis di depan tulisan Coronavirus Covid-19" pada (10/4/2020). - Antara\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin masih menunggu hasil fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait kehalalan vaksin Covid-19.

Juru Bicara Wakil Presiden Masduki Baidlowi mengatakan bahwa hingga kini belum ada kepastian soal kehalalan vaksin Covid-19. MUI juga belum melaporkan hasil kunjungan mereka ke China beberapa waktu lalu.

“Soal kehalalan vaksin sampai sekarang belum [dilaporkan], ya karena MUI belum melaporkan,” katanya saat wawancara virtual, Jumat (6/11/2020).

Dia mengatakan bahwa MUI akan sangat berhati-hati untuk urusan kehalalan vaksin. Dia memperkirakan organisasi itu akan menyampaikan kabar terkait kehalalan vaksin ketika sudah diyakini betul.

Kondisi ini dinilai wajar. Masduki menyebut masalah yang cukup krusial ini harus dijelaskan dengan cukup hati-hati, termasuk verifikasi soal tingkat kehalalan vaksin.

“Verifikasi juga harus pasti betul, tingkat kehalalan seperti apa dan sebagainya, sehingga sampai sekarang Wapres juga sedang menunggu. Karena yang minta segera berangkat [tim MUI ke China] itu Wapres,“ terangnya.

Sebelumnya dua orang perwakilan MUI diberangkatkan ke China untuk meneliti tingkat perihal kehalalan vaksin. Keduanya memiliki latarbelakang sebagai ahli di bidang kehalalan produk dan soal fatwa halal.

Masduki menerangkan bahwa keputusan halal tidaknya vaksin juga melewati beberapa tahapan. Setelah diteliti, tahap lainnya adalah sidang fatwa. LPPOM juga akan dilibatkan pada tahapan ini.

Dia memastikan pemerintah akan sangat berhati-hati menyampaikan soal kehalalan vaksin. Langkah ini untuk mencegah penyebaran berita keliru di masyarakat.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

produk halal Ma'ruf Amin wapres ma'ruf amin Vaksin Covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top