Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Survei Implementasi Pesan Ibu, Hasilnya Mengejutkan

Hasilnya sebanyak 31 persen responden melakukan 3M dalam satu paket.
Miftahul Ulum
Miftahul Ulum - Bisnis.com 04 November 2020  |  13:10 WIB
Satgas gabungan menjaring warga tidak memakai masker. - Antara/Rahmad
Satgas gabungan menjaring warga tidak memakai masker. - Antara/Rahmad

Bisnis.com, JAKARTA - Pandemi Covid-19 di Indonesia berlangsung sejak Maret dan jamak diketahui cara pengendaliannya melalui disiplin menerapkan pesan ibu, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Namun demikian, survei mendapati fenomena mengejutkan.

Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional dalam dialog produktif, Rabu (4/11/2020), memaparkan hasil survei Unicef dan Nielsen. Salah satu temuannya terdapat perbedaan perspektif warga di enam kota besar terkait perilaku pencegahan Covid-19.

"Ini sebenarnya riset bersama market research. Dilakukan di enam kota tentang survei pengetahuan sikap dan praktik pencegahan Covid-19," jelas Spesialis Komunikasi Perubahan Perilaku, Unicef Rizky Ika Syafitri dalam dialog yang disiarkan daring, Rabu.

Survei dilakukan Agustus, menyasar Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Makassar dan Semarang. Sebanyak 2.000 orang responden dilibatkan survei tatap muka ini. Salah satu yang ditanyakan bagaimana perilaku masyarakat terkait dengan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak).

Hasilnya sebanyak 31 persen responden melakukan 3M dalam satu paket. Sebanyak 36 persen melakukan dua dari tiga perilaku 3M, dan 23 persen melakukan satu perilaku 3M dan 9 persen mengabaikan.

"Masyarakat sudah tahu [tentang Covid], tapi ada juga pengetahuan keliru dan tidak lengkap, ini berdampak pada perilaku. Ini sebenarnya satu paket, implementasi ketiganya angkanya masih 30 persen. Ini pesan, perlu stategi komunikasi baik," jelasnya.

Konsultan Unicef Indonesia Risang Rimbatmaja menjelaskan perlu diperkuat kembali pengetahuan cara penularan Covid-19 dan adanya fenomena orang tanpa gejala. Fondasi pemahaman yang kuat berguna agar masyarakat tidak termakan hoax dan tidak mudah terstigma.

"Ada fenomena mispersepsi, saya sehat, konsep OTG belum betul-betul masuk di benak orang," katanya. Temuan itu menjadi salah satu penyebab rendahnya disiplin penerapan 3M sebagai satu paket perilaku di masyarakat.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top