Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Listrik Jakarta dan Bekasi Padam Serentak, PLN Minta Maaf

Saat ini, PLN menyatakan tim tengah melakukan upaya pengecekan dan upaya perbaikan untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 01 November 2020  |  14:22 WIB
Listrik Jakarta dan Bekasi Padam Serentak, PLN Minta Maaf
Sutet - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT PLN (Persero) menyatakan hujan deras disertai petir yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya menyebabkan sejumlah Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi (SUTET) 500 KV mengalami gangguan pada pukul 12.58 WIB.

Adapun, SUTET yang mengalami gangguan yakni:

  • SUTET Muara Tawar - CIBATU
  • SUTET DEPOK - CIBINONG
  • SUTET CAWANG - Muara Tawar
  • SUTET Bekasi Tambun

“PLN mohon maaf atas padamnya aliran listrik yang dialami oleh sebagian wilayah Jakarta mengalami padam. Secara bertahap PLN akan melakukan penormalan dengan memindahkan beban listrik ke jaringan lainnya,” dikutip dari keterangan resminya, Minggu (1/11/2020).

Saat ini, PLN menyatakan tim tengah melakukan upaya pengecekan dan upaya perbaikan untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan.

"Proses penormalan terus dilakukan. Kami akan segera memberitahukan setiap perkembangan terkait proses recovery tersebut," berdasarkan keterangan resmi tersebut.

Perkembangan terbaru, saat ini sejumlah wilayah dilaporkan sudah berangsur menyala kembali diantaranya meliputi Cawang, Duren Tiga, Mampang, Danayasa, SCBD, Kemang, Ancol, Angke, Setiabudi, Senen, Gambir, Cempaka Mas, dan Cempaka Putih.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN listrik padam
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top