Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Update Corona 30 Oktober: 5 Provinsi Kasus Tertinggi, Jakarta Melandai

Pada Jumat tercatat infeksi virus Corona di DKI Jakarta mulai melandai dengan tambahan 612 kasus baru.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 30 Oktober 2020  |  16:42 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada lima provinsi dengan kenaikan jumlah kasus positif Covid-19  tertinggi pada Jumat (30/10/2020).

Kelima provinsi tersebut yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatra Barat, Jawa Timur, dan Kalimantan Timur.

Pada Jumat tercatat infeksi virus Corona di DKI Jakarta mulai melandai dengan tambahan 612 kasus baru.

Dengan kenaikan tersebut total kasus di DKI Jakarta menjadi 104.847.

Adapun, tambahan kasus sembuh tercatat sebanyak 1.077 sehingga total menjadi 92.219 orang.

Kasus meninggal bertambah 14 sehingga total menjadi 2.232 orang.

Sementara itu, Jawa Barat mendapat tambahan 320 kasus sehingga totalnya menjadi 35.927 kasus.

Adapun, tambahan angka kesembuhannya sebanyak 356 sehingga total menjadi 25.355. Angka kematian tercatat bertambah 4 atau total menjadi 718 orang.

Sumatra Barat berada di urutan berikutnya dengan tambahan 301 kasus baru sehingga totalnya menjadi 14.258. Kasus sembuh sebanyak 1.176 orang sehingga total menembus 10.009 orang.

Angka kematian bertambah 5 orang sehingga totalnya menjadi 256 orang.

Kemudian, Jawa Timur berada di urutan empat dengan kenaikan 222 kasus baru sehingga totalnya menjadi 52.242.

Sedangkan 215 orang dinyatakan sembuh sehingga total kasus sembuh menjadi 46.152. Sementara itu 18 orang meninggal sehingga total angka kematian menjadi 3.758 orang.

Kalimantan Timur, berada di urutan kelima, dengan tambahan 205 kasus baru sehingga total kumulatifnya menjadi 13.975.

Kasus sembuh di Kaltim tercatat sebanyak 254 orang atau secara kumulatif menjadi 10.796. Satu orang dilaporkan meninggal sehingga total angka kematian menjadi 472.

Pada Jumat (30/10/2020) secara nasional kenaikan kasus positif mulai melandai. Kasus positif tercatat sebanyak 2.897 sehingga kumulatif menjadi 406.945 kasus.

Sedangkan, kasus sembuh bertambah lebih banyak sampai 4.517 orang atau kumulatif 334.295. Kasus meninggal bertambah 81 orang atau jika ditotal mencapai 13.782 orang.

Jumlah spesimen diperiksa hanya 24.854 spesimen, yang diambil dari 23.278 orang. Jumlah ini mengalami penurunan jauh dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai 34.317 orang.

Dari tambahan jumlah spesimen hari ini, total spesimen diperiksa mencapai 4.488.738.

Adapun, tingkat positivity rate masih tinggi ,di angka 14,3 persen, belum berhasil turun selama sebulan terakhir.

Seluruh 34 provinsi saat ini tercatat sudah terdampak dan dari total 514 kabupaten/kota di Indonesia 502 di antaranya sudah mencatatkan infeksi virus Corona.

Dari laporan tersebut juga tercatat masih terdapat 170 lab yang belum melaporkan hasil pemeriksaan PCR. Lab dimaksud berada di sejumlah kota berikut:

  • Jakarta, Pontianak, Malang, Surabaya, Yogyakarta, Bandung, Jambi, Medan, Bogor, Palu Kupang
  • Purwokerto, Wates, Teluk Bintuni, Samarinda, Maros, Cirebon, Pasuruan, Bengkulu, Kudus
  • Subang, Mamuju, Jember, Gresik, Bangkalan, Mimika, Bandar Lampung, Tarakan, Manokwari
  • Cilacap, Deli Serdang, Depok, Kendari, Ternate, Serang, Kendal, Palembang, Blitar, Lubuk Linggau
  • Balikpapan, Karo, Makassar, Tanah Laut, Tuban, Cimahi, Tabalong, Banjarmasin, Mojokerto
  • Tangerang, Purwakarta, Sorong, Bontang, Sidoarjo, Tabannan, Salatiga, Tasikmalaya, Sampang
  • Trenggalek, Banda Aceh, Manado, SItubondo, Hlamahera Utara, Demak, dan Morowali.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta Virus Corona Covid-19
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top