Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Satgas Covid-19 Minta Pelaku UMKM Disiplin Protokol Kesehatan

Disiplin protokol kesehatan bakal membuat kegiatan ekonomi aman dari Covid-19
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 26 Oktober 2020  |  17:58 WIB
Pengunjung melihat produk UMKM di Jakarta, belum lama ini. Bisnis - Abdurachman
Pengunjung melihat produk UMKM di Jakarta, belum lama ini. Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA — Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 selama menjalankan kegiatan perekonomian.

Menurut Wiku, disiplin protokol kesehatan bakal membuat kegiatan ekonomi aman dari Covid-19. Artinya, roda perekonomian di tengah masyarakat juga dapat berangsur membaik dalam waktu relatif cepat.

“Sekarang yang kita perlukan adalah melakukan kegiatan ekonomi tersebut jangan sampai menimbulkan kasus. Sebenarnya kalau menjalankan protokol kesehatan secara disiplin seharusnya kasusnya tidak naik,” kata Wiku dalam sebuah diskusi di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Senin (26/10/2020).

Ihwal protokol kesehatan itu, dia meminta para pelaku UMKM untuk tetap menggunakan masker, mengatur antre pengunjung dan menyediakan tempat cuci tangan.

“Jadi, otomatis potensi untuk virus itu menyebar tidak ada, sehingga kalau itu dilakukan secara disiplin dan dimonitor dan tidak ada kasus maka itu keberhasilan sektor usaha untuk mulai bergerak,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Pusat telah menyiapkan anggaran sekitar Rp321 triliun pada 2021 untuk membeli produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tidak terserap oleh pasar akibat pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki saat memberi keterangan pers ihwal Penerapan Protokol Kesehatan di UMKM di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Senin (26/10/2020).

“Banyak UMKM produknya tidak terserap oleh market termasuk produk-produk pangan petani. Kami sudah memiliki program yaitu belanja kementerian atau lembaga sekarang sedang di-push oleh Pak Presiden untuk membeli produk UMKM termasuk juga BUMN,” kata Teten

Di sisi lain, dia juga mengatakan pemerintah turut menyerap produk-produk pangan seperti kopi, bawang merah, beras dan garam yang tidak terserap oleh pasar melalui skema Resi Gudang.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm satgas Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top