Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Update Corona 25 Oktober: 16 Provinsi Nihil Kasus Meninggal Akibat Covid-19

Papua Barat menjadi provinsi dengan penambahan tertinggi kasus sembuh harian yakni mencapai 239  dan nihil penambahan kasus meninggal.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 25 Oktober 2020  |  17:08 WIB
Petugas memakamkan jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Selasa (8/9/2020). - Antara/Muhammad Adimaja
Petugas memakamkan jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Selasa (8/9/2020). - Antara/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat 16 provinsi nihil penambahan kasus meninggal terkait infeksi virus Corona pada 25 Oktober 2020.

Lampung, Papua, Yogyakarta, Jambi, dan Sumatra Selatan menjadi lima provinsi dengan penambahan tertinggi kasus positif pada hari ini, tetapi tanpa laporan penambahan kasus meninggal.

Di sisi lain, Papua Barat menjadi provinsi dengan penambahan tertinggi kasus sembuh harian yakni mencapai 239  dan nihil penambahan kasus meninggal.

Lalu, Sumatra Selatan menyusul dengan penambahan kasus sembuh sebanyak 181 orang, Maluku dengan 98 orang, Yogyakarta 68, dan Jambi 54.

Secara nasional, pada hari ini kasus positif bertambah 3.732 orang atau kumulatif 389.712. Kemudian, kasus sembuh bertambah 4.545 orang, kumulatif 313.764. Kasus meninggal bertambah 94 atau jika ditotal menacapai 13.299.

Sebanyak 33.797 spesimen diperiksa pada hari ini yang berasal dari 18.992 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Covid-19
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top