Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Visa Amerika Kado Terindah Ultah ke-69 Prabowo? Ini Pesannya dari Washington

Prabowo Subiyanto mendapatkan visa Amerika setelah dicekal selama 20 tahun. Dia pun langsung berkunjung ke Amerika setelah mendapatkan visa tersebut. Tepat pada ulang tahun ke-69.
Hendri Tri Widi Asworo
Hendri Tri Widi Asworo - Bisnis.com 18 Oktober 2020  |  12:17 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kanan) bersama Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono (kiri) mengikuti rapat kerja bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2020). -  Antara / Puspa Perwitasari.
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kanan) bersama Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono (kiri) mengikuti rapat kerja bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2020). - Antara / Puspa Perwitasari.

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Pertahanan Prabowo Subiyanto merayakan hari lahir ke-69 di Washington, Amerika Serikat. Ketua Umum Partai Gerindra itu tengah melakukan kunjungan resmi ke Amerika setelah 20 tahun dicekal oleh oleh pemerintah Negeri Paman Sam.

Melalui pesan di akun Instagram @prabowo, dia menyisipkan ucapan terima kasih atas doa dan ucapan yang disampaikan kepada dirinya pada ulang tahun ke-69 tersebut. Prabowo sembari memposting foto yang memakai jas berwarna abu-abu.

Prabowo berpose di bawah lukisan Pangeran Diponegoro yang tengah naik kuda. Di timeline tersebut tertulis foto diambil di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Washington DC, Amerika.   

"Saya Prabowo Subianto mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas doa dan ucapan yang tulus di hari ulang tahun saya pada tanggal 17 Oktober kemarin. Semoga saudara-saudara sekalian selalu dilimpahkan berkah dan senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa." Demikian tulisnya Minggu (18/10/2020) waktu Indonesia.

Seperti diketahui Prabowo tengah melakukan kunjungan resmi ke Amerika atas undangan Pentagon, markas Kementerian Pertahanan AS. Prabowo baru saja mendapatkan visa Amerika Serikat setelah sebelumnya sempat dicekal selama 20 tahun.

Prabowo dicekal karena tuduhan terlibat dalam kejahatan militer saat Orde Baru, seperti Timor Timur yang membuatnya dicibir di kalangan pendukung hak asasi manusia. Bahkan, media di Amerika menyorot tajam kunjungan tersebut.

Dalam berita berjudul Indonesian Defense Chief, Accused of Rights Abuses, Will Visit Pentagon yang diturunkan edisi Rabu (14/10/2020), Prabowo disebut baru bisa berkunjung ke AS setelah dua dekade tidak diberi izin masuk.

Selain itu, New York Times menyoroti soal protes dari Amnesty International dan enam kelompok hak asasi manusia lainnya, yang meminta pemerintahan Donald Trump untuk membatalkan kunjungan tersebut. Disebutkan bahwa kunjungan itu berpotensi melanggar aturan Amerika Serikat sendiri.

New York Times menulis bahwa selama ini Prabowo diduga terlibat dalam beberapa kasus pelanggaran HAM.

"Sebagai komandan pasukan khusus negara di bawah Suharto pada akhir 1990-an, Prabowo diberhentikan dari militer oleh panel jenderal karena memerintahkan penculikan aktivis mahasiswa dalam upaya yang gagal untuk menjaga ayah mertuanya tetap berkuasa," demikian laporan media tersebut.

New York Times melanjutkan bahwa selama dua dekade, Prabowo menjadi terlunta-lunta dalam urusan internasional. Namun kini, dia justru mendapatkan undangan untuk berkunjung ke Departemen Pertahanan AS atau Pentagon yang berbasis di Arlington, Virginia.

"Selama dua dekade, Prabowo Subianto, mantan jenderal Indonesia, menjadi paria dalam urusan internasional," tulis The New York Times seperti dikutip NYTimes.com, Kamis (15/10/2020).

Juru Bicara Menhan Danhil Anzar Simanjuntak mengatakan bahwa kunjungan Menhan Prabowo ke AS dimulai pada hari ini, Kamis (15/10/2020). Dia menuturkan, Menhan Prabowo akan melakukan serangkaian aktifitas di AS sampai 19 Oktober 2020.

"Beliau akan bicara tentang kerja sama pertahanan antara Amerika Serikat dan Indonesia," kata Juru Bicara Menhan Dahnil Anzar Simanjuntak dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (15/10/2020).

Dia menutukan, kedatangan Menhan ke Amerika Serikat untuk melanjutkan berbagai kerja sama yang sudah dilakukan selama ini. Prabowo akan bertemu dengan banyak pihak, terutama terkait dengan pertahanan di Amerika Serikat.

Terkait dengan adanya pihak-pihak yang menolak dan mengkritisi kunjungan Prabowo ke AS, Dahnil mempersilakan untuk mengkritisinya.

"Saya pikir silakan saja. Pak Prabowo sudah mengalami penolakan dan tuduhan macam-macam selama beliau bertugas sebagai abdi negara juga bertugas sebagai politisi. Kami menghormati hal tersebut," kata Dahnil.

Yang jelas, kata dia, kunjungan Prabowo di Amerika Serikat untuk memenuhi undangan pemerintah Amerika Serikat, kemudian memperkuat kerja sama pertahanan kedua negara.

Pemerintahan Presiden Donald Trump sendiri menyatakan akan menyambut Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto di Pentagon pada Jumat (16/10/2020) setelah mencabut larangan masuk ke Amerika Serikat terhadap Prabowo atas tuduhan pelanggaran hak asasi manusia.

Seorang pejabat senior pertahanan AS sangat membela keputusan untuk menyambut Prabowo ke Pentagon. Menhan RI akan bertemu dengan Menteri Pertahanan Mark Esper.

"Menteri Prabowo adalah menteri pertahanan yang ditunjuk oleh Presiden yang telah dua kali terpilih di Indonesia, yang merupakan negara demokrasi terbesar ketiga di dunia," kata pejabat itu, yang berbicara tanpa menyebut nama.

"Dia adalah rekan kami, dari kemitraan yang sangat penting, dan penting bagi kami untuk terlibat dengannya dan memperlakukannya sebagai mitra," katanya.

Prabowo akan menerima pengarahan resmi di tempat lain di wilayah Washington D.C. pada Kamis (15/10/2020), karena Jakarta mempertimbangkan pembelian jet tempur yang juga menarik minat dari Moskow.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat prabowo subianto menhan
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top