Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dituding Lagi Jadi Dalang Demo Seperti 2017, SBY: Saya Korbannya

Presiden Ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dikaitkan dengan aksi demonstrasi yang terjadi pekan lalu untuk menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 12 Oktober 2020  |  21:38 WIB
Presiden Ke-6 Indonesia dan Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan penjelasan dalam sebuah video berjudul SBY Ngobrol Santai Perkembangan Terkini dan berdurasi 25 menit yang diunggah ke YouTube, Senin (12/10/2020) - Tangkapan Layar Youtube Susilo Bambang Yudhoyono/Oktaviano DB Hana
Presiden Ke-6 Indonesia dan Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan penjelasan dalam sebuah video berjudul SBY Ngobrol Santai Perkembangan Terkini dan berdurasi 25 menit yang diunggah ke YouTube, Senin (12/10/2020) - Tangkapan Layar Youtube Susilo Bambang Yudhoyono/Oktaviano DB Hana

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meluruskan sejumlah hal setelah mencuat tudingan bahwa dirinya yang membiayai aksi demonstrasi penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja pekan lalu.

SBY mengungkapkan keprihatinannya terhadap fitnah yang menimpa dirinya dalam memengaruhi unjuk rasa besar belum lama ini. Mantan Ketua Umum sekaligus figur penting di Partai Demokrat itu pun menegaskan dirinya tidak tahu mengapa dituduh seperti itu.

Menurutnya, tuduhan semacam itu pernah ditujukan pada dirinya pada demonstrasi besar 2017. Dia mengisahkan, setelah mendapat berita seperti itu dia langsung mendatangi dua sosok yang di pemerintahan yang dulunya pernah bekerja bersama dirinya.

"Segera setelah saya dapat berita seperti itu saya datangin loh Pak Wiranto yang waktu itu sebagai Menkopolhukam. Pak Wiranto membenarkan [ada informasi bahwa SBY yang menjadi dalang demonstrasi besar]," jelas SBY dalam sebuah video berjudul SBY Ngobrol Santai Perkembangan Terkini dan berdurasi 25 menit yang diunggah ke YouTube, Senin (12/10/2020).

Selain Wiranto, SBY juga mengaku mendatangani Jusuf Kalla yang saat itu masih menjabat Wakil Presiden. JK juga pernah menjabat posisi yang sama ketika SBY menjadi Presiden RI periode 2004-2009.

Jenderal Purnawirawan TNI ini pun menanyakan hal serupa kepada JK. "Pak JK juga membenarkan [adanya informasi seperti itu]," ujar dia.

SBY mengaku berharap untuk meluruskan hal itu kepada Presiden Joko Widodo kala itu. "Namun, tentu tidak etis kalau saya bertanya ke Pak Jokowi, percaya nggak?"

Hingga akhirnya, SBY punya kesempatan bertemu dengan Presiden Jokowi pada 2017. Pada kesempatan itu, dia mengaku ingin memberikan klarifikasi terkait informasi SBY sebagai dalang aksi demonstrasi.

"Kesempatan yang baik bagi saya untuk tabayun, klarifikasi. Saya tanya apakah benar ada berita seperti itu dan Pak Jokowi hati-hati menjawab waktu itu bahwa tidak semudah itu percaya," jelas SBY.

Dia menambahkan bahwa tudingan-tudingan seperti itu membuatnya sakit. Namun, dia mengaku belajar dari pengalaman-pengalaman seperti itu.

"Ada orang yang ingin mendapatkan kekuasaan dengan cara yang menurut saya tidak salah. Saya satu korbannya. Mudah-mudahan tidak terjadi lagi nanti di masa depan," tegasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sby Omnibus Law cipta kerja
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top