Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Update Covid-19 WNI di Luar Negeri: 7 Positif, 1 Meninggal

Tujuh WNI yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebar di Filipina, Finlandia, dan Uzbekistan.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 08 Oktober 2020  |  11:13 WIB
Ilustrasi-Tes virus Corona - Antara
Ilustrasi-Tes virus Corona - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Jumlah WNI positif Covid-19 bertambah tujuh orang di tiga negara pada Kamis (8/10/2020). Satu orang meninggal dan tidak ada catatan kesembuhan.

Berdasarkan informasi Kementerian Luar Negeri pada Kamis (8/10/2020) pukul 08.00 WIB, terdapat tujuh WNI yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebar di Filipina (1 WNI), Finlandia (1 WNI), dan Uzbekistan (5 WNI).

Seorang WNI meninggal di Uzbekistan. Sebanyak dua WNI di Kuwait dinyatakan sembuh hari ini. Dengan demikian, total kumulatif jumlah WNI positif Covid-19 di luar negeri menjadi 1.611 di 59 negara yang terdiri dari 1.143 sembuh, 149 meninggal, dan 319 dalam perawatan.

Adapun persentase kesembuhan WNI positif Covid-19 di luar negeri hari ini menjadi 71 persen. Arab Saudi tercatat menjadi negara dengan jumlah WNI terpapar Covid-19 tertinggi yang diikuti Malaysia dan Qatar.

Berikut perincian WNI terkonfirmasi Covid-19 di luar negeri:

1. Aljazair: 3 WNI (stabil)

2. Amerika Serikat: 104 WNI (78 sembuh, 7 stabil, 19 meninggal)

3. Arab Saudi: 258 WNI (55 sembuh, 105 stabil, 98 meninggal)

4. Australia: 3 WNI (sembuh)

5. Azerbaijan: 1 WNI (sembuh)

6. Bahrain: 1 WNI (sembuh)

7. Bahama: 1 WNI (stabil)

8. Bangladesh: 1 WNI (stabil)

9. Belanda: 9 WNI (5 sembuh, 4 meninggal)

10. Belgia: 5 WNI (4 sembuh, 1 stabil)

11. Brunei Darussalam: 6 WNI (5 sembuh, 1 stabil)

12. Ceko: 4 WNI (stabil)

13. Chile: 1 WNI (stabil)

14. Ekuador: 1 WNI (sembuh)

15. Ethiopia: 5 WNI (sembuh)

16. Filipina: 32 WNI (29 sembuh, 3 stabil)

17. Finlandia: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)

18. Ghana: 1 WNI (meninggal)

19. Hong Kong: 88 WNI (85 sembuh, 3 stabil)

20. India: 75 WNI (sembuh)

21. Inggris: 22 WNI (17 sembuh, 2 stabil, 3 meninggal)

22. Irlandia: 1 WNI (sembuh)

23. Italia: 3 WNI (sembuh)

24. Jepang: 3 WNI (2 sembuh, 1 stabil)

25. Jerman: 12 WNI (7 sembuh, 4 stabil, 1 meninggal)

26. Kamboja: 4 WNI (2 sembuh, 2 stabil)

27. Kanada: 6 WNI (3 sembuh, 3 stabil)

28. Kazakhstan: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)

29. Korea Selatan: 36 WNI (32 sembuh, 4 stabil)

30. Kuwait: 128 WNI (123 sembuh, 2 stabil, 3 meninggal)

31. Lebanon: 1 WNI (stabil)

32. Madagaskar: 1 WNI (stabil)

33. Maladewa: 9 WNI (7 sembuh, 1 stabil,1 meninggal)

34. Makau (RRT): 3 WNI (sembuh)

35. Malaysia: 168 WNI (52 sembuh, 114 stabil, 2 meninggal)

36. Makedonia Utara: 1 WNI (sembuh)

37. Meksiko: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)

38. Mesir: 11 WNI (sembuh)

39. Mozambique: 1 WNI (stabil)

40. Nigeria: 2 WNI (sembuh)

41. Oman: 4 WNI (2 sembuh, 2 stabil)

42. Pakistan: 33 WNI (sembuh)

43. Prancis: 4 WNI (3 sembuh, 1 stabil)

44. UEA: 63 WNI (56 sembuh, 2 stabil, 5 meninggal)

45. Uzbekistan: 19 WNI (13 sembuh, 5 stabil, 1 meninggal)

46. Qatar: 145 WNI (139 sembuh, 5 stabil, 1 meninggal)

47. Rusia: 22 WNI (20 sembuh, 2 stabil)

48. Singapura: 57 WNI (47 sembuh, 8 stabil, 2 meninggal)

49. Spanyol: 13 WNI (sembuh)

50. Sudan: 18 WNI (6 stabil, 12 stabil)

51. Suriname : 2 WNI (sembuh)

52. Swedia: 1 WNI (stabil)

53. Taiwan: 4 WNI (sembuh)

54. Thailand: 1 WNI (sembuh)

55. Timor Leste: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)

56. Turki: 12 WNI (9 sembuh, 1 stabil, 2 meninggal)

57. Uzbekistan: 14 WNI (13 sembuh, 1 stabil)

58. Vatikan: 8 WNI (sembuh)

59. Vietnam: 1 WNI (stabil)

60. Kapal Pesiar: 185 WNI (170 sembuh, 9 stabil, 6 meninggal).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wni covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top