Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Demo Tolak UU Cipta Kerja Rusuh, Mobil Polrestabes Bandung Dirusak

Adapun mobil tersebut difungsikan sebagai kendaraan tim penindak pelanggaran protokol Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 Oktober 2020  |  01:52 WIB
Sebuah mobil polisi dirusak oleh oknum pedemo di Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (6/102020). - Antara
Sebuah mobil polisi dirusak oleh oknum pedemo di Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (6/102020). - Antara

Bisnis.com, BANDUNG - Pembubaran massa oleh aparat Polrestabes Bandung dan  Brimob Polda Jawa Barat diwarnai aksi perusakan sebuah mobil polisi yang dirparkir di kawasan Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung.

 Aksi perusakan itu terjadi sekitar pukul 18.15 WIB, setelah massa terpecah akibat pembubaran aksi oleh polisi dengan menggunakan tembakan gas air mata.

Namun, belum diketahui identitas oknum kelompok yang melakukan perusakan itu.

 Mobil polisi berjenis minibus itu terparkir di depan Gedung Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Tenaga Kependidikan IPA, Jalan Diponegoro, Kota Bandung.

Adapun mobil tersebut merupakan salah satu unit dari Bagian Operasi Polrestabes Bandung yang difungsikan sebagai kendaraan tim penindak pelanggaran protokol Covid-19.

 Hingga pukul 19.00 WIB, sebagian massa sudah membubarkan diri. Namun, Brimob masih menyiagakan personelnya untuk menghalau massa dari arah Gedung Sate.

 Sebelumnya, aksi itu dimulai sekitar pukul 13.30 WIB. Massa dari berbagai elemen mahasiswa melakukan aksi menolak pengesahan UU Cipta Kerja.

 Massa aksi juga sempat melakukan long march mengelilingi arus lalu lintas padat di Kota Bandung, di antaranya Jalan Layang Pasupati, Jalan Wastukancana, dan Jalan Ir. H. Djuanda.

 Pada pukul 18.05 WIB, situasi aksi mulai memanasi hingga berujung rusuh. Akhirnya, aparat kepolisian menembakkan gas air mata ke arah massa untuk pembubaran.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jawa barat Omnibus Law

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top