Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Luhut Minta Petugas Kesehatan, Polisi, TNI, dan Satpol PP Wajib Uji Swab

(Menko Marves Luhut B. Pandjaitan pun mengingatkan Kemenkes segera membuat pedoman praktis pelaksanaanya.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 01 Oktober 2020  |  22:32 WIB
Fasilitas tes swab Covid-19 secara drive-thru di Rumah Sakit Pertamin Jaya, Jakarta. - Antara
Fasilitas tes swab Covid-19 secara drive-thru di Rumah Sakit Pertamin Jaya, Jakarta. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan meminta tes usap dilakukan kepada tenaga kesehatan, Polisi, TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

"Saya minta pelaksanaan uji swab sesuai dengan ketentuan atau pedoman yang berlaku. Proses pengujian harus bisa dibuatkan pedomannya, agar tidak terjadi kebingungan dari tenaga kesehatan di lapangan,” ujarnya kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) seperti dikutip dari siaran pers, Kamis (1/10/2020).

Dia pun mengingatkan agar Kemenkes segera membuat pedoman praktis pelaksanaanya agar semua pihak terkait memiliki satu pemahaman yang sama.

Selain membuat pedoman, Menko Luhut juga berpesan untuk melibatkan asosiasi profesi seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam membantu melakukan tes usap atau swab test untuk tenaga kesehatan, polisi, TNI, dan Satpol PP.

Menanggapi rencana tes usap tersebut, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Achmad Yurianto menyampaikan bahwa pemeriksaan swab mengacu pada KMK No. 413/2020, yakni diutamakan bagi kasus suspek.

"Apabila pasien Covid-19 memiliki kontak erat, maka perlu dilakukan karantina mandiri," ujarnya.

Selain itu, Achmad Yurianto pun mendukung bahwa petugas kesehatan yang langsung menangani pasien Covid-19, TNI, Polri, Satpol PP perlu melakukan swab secara rutin .

Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Agus Dwi Susanto juga mendukung hal tersebut sekaligus meminta kepada Kemenkes untuk segera menyampaikan kepada rumah sakit terkait prosedur bagi tenaga kesehatan yang akan melakukan tes usap.

Menurutnya, sampai saat ini belum jelas metode dan pelaksanaan tes usap serta laboratorium yang dapat melaksanakannya secara gratis.

“Jadi kami menunggu itu supaya teman-teman kami dilapangan bisa menjalankan prosedur swab tersebut," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenkes Luhut Pandjaitan covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top