Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Anggota Keluarga Positif Corona, Satu Rumah Dapat Tes Swab Gratis

Klaster keluarga menjadi satu fokus Presiden Joko Widodo dalam pengendalian pandemi Covid-19 di Indonesia.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 25 September 2020  |  17:13 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati menjawab pertanyaan saat rapat kerja bersama Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2020). Raker tersebut membahas pembicaraan pendahuluan RAPBN Tahun Anggaran 2021 dan RKP 2021, serta evaluasi kinerja tahun 2020. ANTARA FOTO - Puspa Perwitasari
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati menjawab pertanyaan saat rapat kerja bersama Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2020). Raker tersebut membahas pembicaraan pendahuluan RAPBN Tahun Anggaran 2021 dan RKP 2021, serta evaluasi kinerja tahun 2020. ANTARA FOTO - Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan Bintang Puspayoga mengatakan bahwa pemerintah menyediakan fasilitas tes swab gratis untuk seluruh anggota keluarga. Namun dengan catatan, satu anggota keluarga telah terkonfirmasi positif Covid-19.

Bintang mengatakan bahwa hal itu berdasarkan arahan dari Presiden Joko Widodo. Klaster keluarga menjadi satu fokus Kepala Negara dalam pengendalian pandemi di Indonesia.

Secara teknis, kata Bintang, hal yang perlu dilakukan bila ada anggota keluarga positif Covid-19 adalah melaporkan ke Puskesmas atau Dinas Kesehatan terdekat. Mereka nantinya akan berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di daerah tersebut.

“Nanti satgas daerah yg akan tindak lanjut melakukan tracing kepada keluarga. Kalau dari keluarga tersebut sesuai ini nanti akan dapat PCR atau swab gratis yang ditanggung Satgas daerah tersebut,” kata Bintang dalam diskusi di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (25/9/2020).

Sementara itu, saat ini Kementerian PPA tengah menyiapkan protokol kesehatan keluarga. Hal ini akan menjadi pedoman untuk mencegah penularan virus Corona dalam satu atap rumah tangga.

“Kemudian protokol kesehatan juga akan mengatur bagaimana ketika ada keluarga yang terpapar [Covid-19],” kata Bintang.

Sperti diketahui, klaster keluarga menjadi salah satu konsentrasi Presiden Jokowi dalam pengendalian virus Corona.

“Karena yang selalu kita kejar-kejar adalah tempat-tempat umum, tempat-tempat publik tapi kita lupa bahwa sekarang kita harus-harus hati-hati di klaster-klaster yang tadi saya sampaikan, klaster keluarga. Karena di rumah kita sudah merasa aman, justru di situlah, yang kita harus hati-hati," kata Presiden saat membuka sidang kabinet paripurna untuk penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi tahun 2021 di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/9/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top