Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Uni Eropa Wacanakan Aplikasi Pelacak Covid-19 Lintas Negara

Dengan adanya teknologi pelacak Covid-19 lintas negara, diharapkan tingkat kunjungan wisata asing di berbagai negara akan hidup kembali.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com 14 September 2020  |  17:56 WIB
Suasana menjelang sore di kawasan Romerberg, Frankfurt/Jerman, ketika virus corona (Covid/19) mulai menyebar di negara/negara di kawasan Eropa awal Februari 2020. BISNIS.COM/Nurbaiti
Suasana menjelang sore di kawasan Romerberg, Frankfurt/Jerman, ketika virus corona (Covid/19) mulai menyebar di negara/negara di kawasan Eropa awal Februari 2020. BISNIS.COM/Nurbaiti

Bisnis.com, JAKARTA - Uni Eropa berencana mengerjakan proyek aplikasi pelacak Covid-19 yang bekerja dalam skala lintas negara. Saat ini teknologi tersebut tengah digarap oleh 6 negara  yang sudah punya aplikasi pelacak nasional yakni Jerman, Italia, Denmark, Irlandia, Latvia dan Republik Ceko.

Nantinya, aplikasi dari masing-masing negara bakal disinergikan. Tidak menutup kemungkinan pula aplikasi akan dileburkan menjadi satu.

Munculnya wacana ini merupakan upaya Uni Eropa mengatasi tekanan kunjungan turis asing yang dialami sejumlah negara. Dengan pembahasan ini, diharapkan akan muncul jalan keluar agar warga Eropa bisa bepergian lintas negara dengan tetap menjaga upaya penanganan wabah.

"Pariwisata dan transaksi [antarnegara] adalah aspek penting untuk proyek penciptaan single market di Uni Eropa. Jalan ini diharapkan dapat manjadi fasilitator di tengah kondisi yang begitu berat, sambil tetap berupaya menyelamatkan nyawa-nyawa yang ada," tutur salah satu komisioner Uni Eropa Thierry Breton, seperti diwartakan Bloomberg Senin (14/9/2020).

Breton juga berharap nantinya negara lain ikut berpartisipasi dalam proyek tersebut. 

Bila tak ada aral melintang, uji coba teknologi bakal mulai diberlakukan di hampir semua negara pada Oktober mendatang. Namun, beberapa negara masih dikecualikan karena keterbatasan infrastruktur, termasuk Prancis.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

uni eropa Virus Corona

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top