Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wali Kota Bogor: Seandainya Presiden Lakukan Lockdown 6 Bulan Lalu

Wali Kota Bogor Bima Arya sepakat bahwa Indonesia telah kehilangan golden moment untuk menerapkan karantina wilayah ketat atau lockdown.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 13 September 2020  |  09:59 WIB
Wali Kota Bogor: Seandainya Presiden Lakukan Lockdown 6 Bulan Lalu
Politikus PAN Bima Arya Sugiarto di Jakarta, Minggu (16/2/2020). JIBI - Bisni/ Samdysara Saragih
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Wali kota Bogor Bima Arya menilai kondisi penyebaran pandemi Covid-19 di Indonesia akan berbeda bila sejak awal atau sekitar 6 bulan lalu seluruh wilayah di Tanah Air menerapkan karantina ketat atau lockdown.

Hal itu diungkapkannya dalam acara diskusi yang diselenggarakan Smart FM, Sabtu (12/9/2020). Dalam diskusi publik itu, Bima menanggapi tentang desakan publik agar daerahnya mengikuti kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang digaungkan Pemprov DKI Jakarta.

"Di awal-awal itu, kalau saja kita serempak lockdown, ceritanya berbeda," jelasnya dalam diskusi itu.

Bima menilai konteks hari ini sudah berbeda untuk menerapkan lockdown wilayah dibandingkan 6 atau 5 bulan lalu. Perhitungan untuk mengambil kebijakan itu, tegas dia, berbeda dengan kondisi ekonomi yang ada saat ini.

Data-data ekonomi yang tampak saat ini, jelas dia, terbilang sangat mengerikan.

"Tetapi hari ini kondisi sudah seperti ini. Konteks agak berbeda. kesiapan untuk lockdown agak berbeda dibanding 6 bulan lalu. Kalau saja 6 bulan lalu, 5 bulan lalu ya, atau 3 bulan pertama kita serentak, firm, Presiden sampaikan nomor 1 kesehatan. Kita lockdown semua. Luar biasa itu," tegasnya.

Bima pun sepakat bahwa Indonesia melewatkan golden moment untuk mengambil langkah itu. Namun, dia mengatakan pemerintah masih harus mengambil kebijakan tersebut meski terlambat.

Dia menilai penguatan protokol kesehatan menjadi hal yang paling diperlukan saat ini.

"Better late than never. Artinya yang diperlukan sekarang adalah penguatan protokol kesehatan...Injak rem total bukan tidak mungkin kita lakukan. Apapun kita lakukan untuk menyelamatkan sebanyak mungkin nyawa manusia," tegas Bima Arya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Bima Arya covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top