Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Untuk Pertama Kalinya, Kanada Laporkan Nol Kematian Akibat Covid-19

Pengalaman Kanada menangani SARS, atau sindrom pernapasan akut yang parah, membantu para pejabat kesehatan lebih siap
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 12 September 2020  |  08:50 WIB
Seorang penumpang mengenakan masker saat tiba di Bandara Pearson, tak lama setelah Toronto Public Health menerima pemberitahuan kasus dugaan pertama virus corona di Kanada, di Toronto, Ontario, Kanada 26 Januari 2020.  - Reuters
Seorang penumpang mengenakan masker saat tiba di Bandara Pearson, tak lama setelah Toronto Public Health menerima pemberitahuan kasus dugaan pertama virus corona di Kanada, di Toronto, Ontario, Kanada 26 Januari 2020. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Kanada melaporkan nol kematian akibat Covid-19 dalam 24 jam terakhir untuk pertama kalinya sejak 15 Maret. Demikian yang dilaporkan oleh badan kesehatan masyarakat setempat pada Jumat malam (11/9/2020) seperti dikutip dari reuters.

Berdasarkan data tersebut, korban tewas akibat pandemi pada 11 September di Kanda mencapai 9.163 sama dengan jumlah kematian yang dilaporkan pada 10 September. Adapun jumlah kasus positif meningkat 702 kasus menjadi 135.626 pada 11 September.

Meski sebagian besar provinsi telah melonggarkan pembatasan lockdown dan sekolah telah dibuka kembali untuk kelas tatap muka, tetapi infeksi virus di Kanada menunjukkan peningkatan yang ringan dalam beberapa hari terakhir.

Pihak berwenang telah bersiaga tinggi untuk menghindari wabah baru, dan provinsi termasuk British Columbia telah memberlakukan pembatasan baru untuk mengatasi penyebaran virus.

Namun, situasi di Kanada terlihat relatif sehat dibandingkan dengan tetangganya di selatan. Di seberang perbatasan, di Amerika Serikat, terdapat lebih dari 190.000 orang telah meninggal karena pandemi dan lebih dari 6,38 juta orang telah terinfeksi.

Pengalaman Kanada menangani SARS, atau sindrom pernapasan akut yang parah, membantu para pejabat kesehatan lebih siap. SARS menewaskan 44 orang di Kanada, satu-satunya negara di luar Asia yang melaporkan kematian akibat wabah itu pada 2002-2003.

Kasus virus korona pertama Kanada yang tercatat terjadi di Toronto, pada 25 Januari. Baik Ontario, provinsi terpadat di negara itu, dan negara tetangga Quebec berubah menjadi titik panas untuk infeksi Covid-19.

Kedua provinsi berjuang melawan wabah di rumah perawatan jangka panjang. Kematian Covid-19 pertama Kanada dilaporkan pada 9 Maret di fasilitas perawatan jangka panjang British Columbia.

Ketika kasus COVID-19 mulai melonjak pada pertengahan Maret, Kanada menutup perbatasan internasionalnya untuk semua warga negara asing dan meningkatkan tes dalam upaya untuk mengisolasi pasien yang terinfeksi.

Ontario dan Alberta menghadapi wabah di antara pekerja asing sementara di peternakan dan pabrik pengolahan daging, yang memperlambat pembukaan kembali di wilayah tertentu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kanada covid-19
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top