Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Komite PC-PEN Tegaskan Tangani Covid-19 Sambil Gerakkan Ekonomi

Pemerintah akan menyeimbangkan antara kegiatan yang terkait dengan penyebaran Covid-19 dan mempertimbangkan terkait dengan perekonomian.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 10 September 2020  |  14:31 WIB
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto saat tiba di Ruang Rapat Paripurna I, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto saat tiba di Ruang Rapat Paripurna I, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) menyebutkan tetap berupaya menangani Covid-19 sambil tetap mendorong pergerakan ekonomi.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa setelah melaksanakan rapat koordinasi bersama seluruh Tim PC-PEN, Kementerian, dan delapan gubernur dan pemerintah daerah, disepakati bahwa pemerintah akan menyeimbangkan antara kegiatan yang terkait dengan penyebaran Covid-19 dan mempertimbangkan terkait dengan perekonomian.

Hal ini mengacu pada penanganan Covid-19 di Indonesia yang secara keseluruhan tercatat pasien sembuh sudah 71,5 persen, fatality rate 4,1 persen. Sementara itu, khusus di DKI Jakarta yang sembuh sudah 75,2 persen.

“Pemerintah Pusat dan Daerah dalam penanganan Covid-19 dan ekonomi bergerak dalam satu bahasa dan tindakan, dan dalam rapat dibahas untuk menyeimbangkan dan mengkoordinasi hal-hal yang menjadi usulan dan concern yang ada,” kata Airlangga dalam konferensi pers daring, Kamis (10/9/2020).

Sebagai upaya penanganan, Pemerintah Pusat akan memberikan perhatian khusus pada kapasitas fasilitas kesehatan dan rumah sakit dengan menambah fasilitas di hotel dan memanfaatkan hotel bintang dua dan tiga.

Selain itu, disiapkan pula ruang isolasi mandiri di Wisma Atlet, termasuk tower 5, 6 dan khusus untuk pekerja luar negeri di tower 7 dan 8.

“Jumlah bed juga akan ditingkatkan dan kami mendorong agar RS di DKI Jakarta untuk dilakukan relaksasi terutama pada pasien yang sudah hampir sembuh dan sudah dalam tahap obeservasi itu di Wisma Atlet fasilitasnya tersedia,” terangnya.

Adapun, terkait dengan ketersediaan obat baik di RS atau untuk isolasi mandiri, pemerintah sudah juga sudah memproduksi obat antivirus dengan perkiraan pekan depan bisa bertambah kapasitasnya sebanyak 480.000 untuk obat seberti Amiflu dan Oceltamivir.

“Terkait dengan Favipiravir, ini patennya sudah lepas sehingga akan diproduksi oleh Kimia Farma,” imbuhnya.

Selain itu, kegiatan produktif juga didorong tetap berjalan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat. Selain itu, pemerintah juga terus mendorong kegiatan kampanye menjaga jarak, menghindari kerumunan, yang akan sangat relevan pada kegiatan pilkada ke depan.

Kemudian, untuk pekerja di kantor pemerintah tetap berjalan sesuai dengan peraturan yang diterbitkan MenPANRB untuk WFH dan WFO, nanti persentasenya akan ditentukan dan pemerintah akan menggelar operasi yustisi untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat.

“Dengan berbagai langkah tersebut diharapkan kapasitas yang tersedia di RS tetap terfasilitas dan tower 6 dan 7 yang berfungsi sebagai perawatan masih ada kapasitasnya, dan bisa mendorong kondisi produktif. Dan kita mengharapkan seluruh kegiatan ini bisa untuk menekan penyebaran Covid-19,” tambahnya.

Airlangga juga menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan tidak ada kapasitas kesehatan yang terbatas.

“Dana pemerintah cukup dan akan menambah kapasitas bed dan akan menambah di seluruh daerah termasuk di DKI Jakarta,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top