Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Siap Buka Akses untuk Turis Asing, Thailand Susun Aturan Karantina

Regulasi terhadap kedatangan wisatawan mancanegara ditargetkan rampung dibahas selambat-lambatnya pada akhir Oktober 2020.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com 09 September 2020  |  18:07 WIB
Bangkok, Thailand. - Brent Lewin/Bloomberg
Bangkok, Thailand. - Brent Lewin/Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Thailand berencana membuka kembali akses kunjungan wisatawan mancanegara. Saat ini, pemerintah tengah menggodok regulasi dan prosedur guna menunjang rencana tersebut.

Laporan Bloomberg menyebutkan bahwa regulasi itu ditargetkan rampung selambat-lambatnya pada akhir Oktober 2020. Salah satu aturan yang tengah diperdebatkan adalah perlu tidaknya melakukan karantina 14 hari terhadap warga negara asing yang masuk.

Sekretaris Badan Administrasi Ekonomi Thailand Thosaporn Sirisumphand mengatakan bahwa pemerintah tidak punya pilihan lain. Sektor pariwisata, kata Thosaporn, perlu dihidupkan lagi guna meminimalisir pukulan krisis.

Thailand, salah satu negara yang bergantung pada pariwisata, diprediksi bakal mengalami kontraksi ekonomi terburuk mereka tahun ini. Angka kontraksi ditaksir bisa mencapai 8,5 persen.

Bila tidak digerakkan kembali, total PHK di sektor pariwisata diprediksi bakal menyentuh 3,27 juta, menurut estimasi Thailand Development Research Institute.

Gelombang persebaran Covid-19 di Thailand cenderung melandai dalam sebulan terakhir. Per Rabu (9/9/2020) hari ini, total kasus berada di angka 3.446 dengan 3.284 orang di antaranya telah dinyatakan sembuh. Adapun korban meninggal tercatat berada pada angka 58 jiwa.

Meski demikian, sebagian kalangan tetap mengkhawatirkan potensi munculnya gelombang persebaran virus kedua.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata thailand wisatawan asing

Sumber : Bloomberg

Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top