Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kemenag Siapkan Bimbingan Perkawinan Secara Daring

Meski mengalami sejumlah kendala selama Covid-19, pihaknya berupaya agar program bimbingan perwakinan calon pengantin atau Binwin Catin tetap dapat dilaksanakan.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 02 September 2020  |  08:00 WIB
Petugas Puskesmas memberikan konseling dan pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin yang ingin membuat sertifikat layak kawin di Puskesmas Sawah Besar, Jakarta, Rabu (16/1/2019). - ANTARA/Muhammad Adimaja
Petugas Puskesmas memberikan konseling dan pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin yang ingin membuat sertifikat layak kawin di Puskesmas Sawah Besar, Jakarta, Rabu (16/1/2019). - ANTARA/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan program bimbingan perkawinan secara daring menyikapi masih meluasnya pandemi Covid-19.

Kasubdit Bina Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama Adib Machrus mengatakan bahwa selama pandemi, layanan nikah tetap berlangsung. Program bimbingan daring dilakukan untuk mengurangi pertemuan langsung.

Meski mengalami sejumlah kendala selama Covid-19, pihaknya berupaya agar program bimbingan perwakinan calon pengantin atau Binwin Catin tetap dapat dilaksanakan.

"Bimwin ini program penting untuk memperkuat ketahanan keluarga. Oleh karenanya di masa pandemi ini, Ditjen Bimas Islam sedang memempersiapkan program bimwin secara daring," katanya melalui keterangan resmi, Rabu (2/8/2020).

Dia menjelaskan, bimbingan perkawinan perlu diikuti oleh calon pengantin karena program tersebut memberi bimbingan dan pelatihan tentang pengetahuan dan keterampilan hidup dalam berumahtangga.

“Binwin juga memberi pengetahuan dalam menghadapi permasalahan perkawinan dan keluarga,” ujarnya.

Layanan ini lanjutnya, diampu oleh fasilitator yang sudah terlatih, yaitu penghulu dan penyuluh Kantor Urusan Aagama, tenaga kesehatan, PLKB, atau praktisi perkawinan dan keluarga.

"Nantinya, Program Binwin secara daring dilaksanakan di KUA Kecamatan dan Kemenag Kab/Kota. Setelah mendaftar di KUA, akan dibuatkan Whatssapp Grup dengan jadwal yang disepakati dengan calon pengantin. Dalam WA Grup akan diikuti 40 pasang calon pengantin dan seorang fasilitator," jelasnya.

Pihaknya menargetkan agar program ini telah terlaksana secara nasional mulai pertengahan September. Kemenag juga akan melakukan evaluasi berkala pada program tersebut.

“Di tengah pandemi seperti ini tantangan berumahtangga bisa lebih kompleks. Oleh sebab, itu kami berharap para calon pengantin dapat mengikuti program ini meski secara daring," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenag covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top