Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tes PCR: BPPT Sediakan Mobile Lab BSL-2 Seharga Rp5,5 Miliar

Mobile Lab BSL-2 seharusnya disediakan oleh Menteri Kesehatan, Gugus Tugas maupun Pemerintah Daerah untuk melakukan tes PCR kepada masyarakat
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 30 Agustus 2020  |  13:45 WIB
Ilustrasi-Petugas memeriksa sampel Covid-19 di laboratorium PCR - Istimewa
Ilustrasi-Petugas memeriksa sampel Covid-19 di laboratorium PCR - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Daerah kini bisa memiliki Mobile Laboratorium atau Mobile Lab BSL-2 lengkap dengan seluruh alat tes PCR yang dibanderol Rp5,5.

Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza mengatakan keunggulan Mobile Lab BSL-2 tersebut mampu melakukan tes Swab PCR lebih dari 30.000 spesimen per hari.

Hasil tes bisa langsung diketahui dalam waktu satu hari hanya melalui aplikasi Pantau Covid-19, sehingga pasien swab test tidak perlu repot datang untuk mengambil hasilnya.

Hammam menjelaskan selama ini tes swab PCR membutuhkan waktu, untuk mendapatkan hasilnya paling cepat 3-4 hari setelah dilakukan tes kepada pasien. Melalui Mobile Lab BSL-2, pasien hanya butuh waktu paling lama 24 jam dan dapat memantau hasilnya melalui aplikasi.

"Kalau selama ini kan tes PCR itu baru bisa dapat hasilnya 3-4 hari, karena harus ada tandatangan dokter, kemudian dikirim ke laboratorium dan lain-lain. Sekarang ini kita bisa bawa lab-nya mendekat ke wilayah yang membutuhkan testing spesimen yang banyak," tutur Hammam usai acara peresmian Mobile Lab BSL-2 di Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, Minggu (30/8/2020).

Hammam menjelaskan Mobile Lab BSL-2 tersebut seharusnya disediakan oleh Menteri Kesehatan, Gugus Tugas maupun Pemerintah Daerah untuk melakukan tes PCR kepada masyarakat dengan target 30.000 spesimen per hari sesuai instruksi Presiden Jokowi.

"Jadi seharusnya kan pengadaan ini dilakukan oleh Kemenkes, Gugus Tugas dan Pemerintah Daerah. Kalau Pemerintah Daerah bisa mengajukan lewat APBD nanti," kata Hammam.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bppt covid-19
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top