Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ganjar Sentil Pejabat tak Bermasker saat Acara Dinas di Grobogan

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali menyentil pejabat yang kedapatan tidak mengenakan masker dalam sebuah acara di Kabupaten Grobogan. Sentilan tersebut disampaikan Ganjar menanggapi sebuah unggahan di media sosial Twitter tentang peresmian pabrik suling kayu putih Koperasi Kendeng Rimba Raya IPHS Kabupaten Grobogan.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 25 Agustus 2020  |  14:52 WIB
Postingan akun twitter ganjarpranowo mengomentari beberapa pejabat tak bermasker saat acara peresmian pabrik penyulingan kayu putih di Grobogan pada Senin 24 Agustus 2020
Postingan akun twitter ganjarpranowo mengomentari beberapa pejabat tak bermasker saat acara peresmian pabrik penyulingan kayu putih di Grobogan pada Senin 24 Agustus 2020

Bisnis.com, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali menyentil pejabat yang kedapatan tidak mengenakan masker dalam sebuah acara di Kabupaten Grobogan. Sentilan tersebut disampaikan Ganjar menanggapi sebuah unggahan di media sosial Twitter tentang peresmian pabrik suling kayu putih Koperasi Kendeng Rimba Raya IPHS Kabupaten Grobogan.

Cuitan berisi foto-foto kegiatan tersebut diunggah pada Senin (24/8/2020) malam. Dalam foto tersebut terlihat beberapa orang tamu undangan yang diduga pejabat tidak mengenakan masker dan ada juga yang tidak benar dalam mengenakan.

"Tidak tahu siapa dia (orang-orang dalam foto). Tapi kalau tidak salah ada eksekutif, legislatif, ada perangkat desa gitu kalau nggak salah di situ. Kok postingan di dinas itu, lho kok nggak pakai masker," kata Ganjar melalui siaran persnya Selasa (25/8/2020).

Ganjar menjelaskan saat ini seringkali masih ditemukan ketidaktertiban terkait protokol kesehatan, baik pemakaian masker maupun jaga jarak. Bahkan ada pejabat publik yang juga belum tertib. Padahal sebagai pejabat publik seharusnya memberikan contoh baik kepada masyarakat.

"Semua, banyak. Kita ini kan seringkali tidak tertib, siapa pun di antara kita. Ternyata ketidaktertiban itu muncul bukan karena kita menyalahkan masyarakat, ayo dicekeli (ditangkap) sampai sekarang lagi dioperasi kan? Kemarin juga ada yang berontak, melawan. Kalau kita sendiri, pejabatnya, tidak kasih contoh ya bahaya itu," katanya.

"Maka saya bilang jangan ada kengeyelan dari pemerintahan. Ya ada dari eksekutif, legislatif, dan semuanya. Jangan ada dari kita kengenyelan. Kalau kita tidak bisa memberikan contoh ya tidak bisa (tertib)," sambung Ganjar menegaskan.

Postingan dari akun twitter Cabang Dinas Keutahan Wilayah I DLHK Jateng @cdk1dlhkjateng juga menampilkan secara lebih jelas beberapa pejabat yang tak bermasker di sela-sela acara tersebut. Berikut fotonya.

Pejabat grobogan tak pakai masker saat acara peresmian penyulingan kayu putih di grobogan

Event Besar

Kritik yang ia sampaikan itu tidak hanya terkait acara peresmian di Kabupaten Grobogan itu saja. Ia juga mengkritisi beberapa pihak yang juga membuat event besar di tengah kondisi pandemi Covid-19 di Jawa Tengah masih belum melandai bahkan melantai. Terlebih event yang dibuat juga menimbulkan kerumunan tanpa memperhatikan jaga jarak.

"Kemarin juga ada mal dibuka, langsung saya kontak tidak boleh Anda seperti itu. Sudah siap lho, iya tapi kan siapnya di atas kertas, tidak siap untuk mengontrol. Ini contoh-contoh," kata Ganjar.

Ganjar mengingatkan kepada seluruh masyarakat Jawa Tengah untuk tidak menyepelekan protokol kesehatan. Ia juga meminta untuk meningkatkan ketertiban adaptasi kebiasaan baru yang saat ini masih belum adaptif. Ganjar bahkan tidak akan berhenti untuk terus berteriak dan mengingatkan tentang tertib protokol kesehatan.

"Saya sensitif pada soal itu. Biasanya kalau dalam model vicon begini saya juga sensitif untuk bisa mengingatkan secara langsung. Karena mengingatkan secara langsung itu sekaligus juga efek kejut yang bisa kita berikan kepada mereka," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng ganjar pranowo Virus Corona covid-19
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top