Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wapres: Prangko Jadi Media Visualisasi Peristiwa Bersejarah Bangsa

Wapres Ma'ruf Amin menyatakan prangko tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran pengiriman pos, tetapi juga menjadi media yang merekam pelbagai sejarah suatu bangsa.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 19 Agustus 2020  |  17:32 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) meluncurkan seri prangko bergambar Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin pada Rabu (19/8/2020) - Youtube Kemkominfo  -  Aprianus Doni Tolok
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) meluncurkan seri prangko bergambar Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin pada Rabu (19/8/2020) - Youtube Kemkominfo - Aprianus Doni Tolok

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah meluncurkan prangko seri Presiden dan Wakil Presiden di Kemkominfo, Rabu (19/8/2020), Wakil Presiden Ma`ruf Amin menyebut prangko menjadi salah satu media visualisasi peristiwa bersejarah bangsa.

Dia mengatakan bahwa selama ini prangko tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran pengiriman pos, tetapi juga menjadi media yang merekam pelbagai sejarah suatu bangsa.

Bahkan berbagai negara di dunia termasuk Indonesia sering mengabadikan berbagai peristiwa bersejarah dalam bentuk gambar atau salinan khusus prangko.

“Perjalanan panjang sejarah prangko membuktikan bahwa Prangko bukan hanya sekedar sebagai alat bayar pengiriman pos, tapi juga sebagai media visualisasi nilai-nilai keberagaman masyarakat bahkan kedaulatan suatu negara,” kata Wapres melalui keterangan resmi, Rabu (19/8/2020).

Selain seri prangko Presiden dan Wakil Presiden, Perum Peruri juga meluncurkan prangko 75 Tahun Indonesia Merdeka, prangko Penanggulangan Covid-19, dan prangko Artis Group Musik Ternama.

Lebih lanjut Wapres menuturkan, seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi terdapat pergeseran cara berkomunikasi masyarakat yaitu melalui penggunaan teknologi modern. Namun hal tersebut tidak menurunkan popularitas prangko.

Meski tidak banyak dipakai sebagai alat pembayaran pos, tetapi prangko populer digunakan sebagai media untuk mengabadikan momen-momen penting dan bersejarah.

“Prangko saat ini tidak banyak lagi digunakan sebagai alat pembayaran pengiriman pos. Namun, peran Prangko masih tetap menjadi media yang dapat mengabadikan momen-momen khusus, bersejarah, diplomasi dan hubungan internasional,” ujarnya.

Selain itu, Wapres mengatakan peminat prangko juga telah menembus batas, baik usia maupun geografis. Sehingga, banyak orang yang memiliki kegemaran untuk mengumpulkan prangko.

“Prangko klasik salah satunya menjadi salah satu benda koleksi yang bernilai sangat tinggi yang digemari oleh para kolektor di Indonesia bahkan dunia,” imbuhnya.

Secara khusus, Wapres berpesan bahwa peluncuran prangko edisi khusus kali ini, yang merupakan rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-75 Republik Indonesia, harus menjadi momentum bangkitnya semangat masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Ma`ruf Amin juga memberikan apresiasinya kepada para dokter dan tenaga medis yang tengah berjuang membantu penanganan pandemi Covid-19. Selain itu, apresiasi juga diberikan untuk pelaku ekonomi kreatif yakni para seniman dan artis musik Indonesia yang telah memberikan karya-karyanya dan menjadi bagian penting kreativitas negara ini.

“Prangko Seri Penanggulangan Covid-19 yang diterbitkan adalah salah satu wujud apresiasi Pemerintah kepada para dokter dan tenaga medis, yang menjadi pejuang garda terdepan di bidang kesehatan, dan telah menunjukkan semangat dan integritas yang tinggi untuk membantu sesama dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini," ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi prangko Ma'ruf Amin
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top