Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Selangkah lagi, Jaksa Pinangki Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi Joko Tjandra

Kejaksaan Agung (Kejagung) tinggal selangkah lagi menetapkan oknum Jaksa Pinangki Sirna Malasari sebagai tersangka dalam perkara tindak pidana gratifikasi.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 10 Agustus 2020  |  21:22 WIB
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono. - Istimewa
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono. - Istimewa
Bisnis.com, JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) tinggal selangkah lagi menetapkan oknum Jaksa Pinangki Sirna Malasari sebagai tersangka dalam perkara tindak pidana gratifikasi terkait kasus Joko Tjandra.
 
Hari Setiyono, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung,  mengemukakan bahwa tim penyidik telah meningkatkan status hukum perkara gratifikasi itu dari penyelidikan ke penyidikan. Menurutnya, untuk menetapkan oknum Jaksa Pinangki Sirna Malasari jadi tersangka dalam perkara itu, penyidik hanya tinggal melakukan gelar (ekspose) perkara dalam waktu dekat.
 
"Jadi perkara ini sudah naik dari penyelidikan ke penyidikan, cuma memang belum ada tersangka ya. Untuk menetapkan tersangka, kita akan gelar perkara dulu nanti," tuturnya, Senin (10/8/2020).
 
Hari masih merahasiakan jumlah uang yang telah diterima oknum Jaksa Pinangki Sirna Malasari dari terpidana Joko Soegiharto Tjandra. Menurutnya, tim penyidik tengah menggandeng PPATK untuk menelusuri nilai pasti yang diterima oknum Jaksa tersebut dari terpidana Joko Tjandra tersebut.
 
"Dugaan tipikornya yaitu pegawai negeri menerima janji atau sejumlah uang dari terpidana Joko Soegiharto Tjandra. Kita tunggu saja ya proses penyidikannya," katanya.
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kasus Djoko Tjandra Kejaksaan Agung
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top