Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sebaran Covid-19 di Brasil Meluas, Angka Kematian Tembus 100.000

Total kasus Covid-19 di Brasil mencapai 3.013.369 kasus dengan pasien meninggal mencapai 100.543 orang dan 2.094.293 orang sembuh.nnKematian Akibat Covid-19 di Brasil Tembus 100.000
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 09 Agustus 2020  |  10:13 WIB
Kerabat korban Covid-19 berkabung dalam pemakaman massal korban virus corona di Manaus, Brasil pada 19 Mei. -  Andre Coelho/Bloomberg via Getty Images Amerika Selatan
Kerabat korban Covid-19 berkabung dalam pemakaman massal korban virus corona di Manaus, Brasil pada 19 Mei. - Andre Coelho/Bloomberg via Getty Images Amerika Selatan

Bisnis.com, JAKARTA – Angka kematian akibat infeksi Virus Corona di Brasil menembus 100.000 dan kasus positifnya mencapai 3 juta orang, tertinggi kedua di dunia. Posisinya masih di bawah Amerika Serikat yang jumlah kasusnya sudah mencapai 5 juta kasus.

Pada Minggu (9/8/2020) total kasus Covid-19 di Brasil mencapai 3.013.369 kasus. Jumlah pasien meninggal mencapai 100.543 orang dan 2.094.293 orang sembuh.

Kasus positif di Brasil mencapai 2 juta kurang dari sebulan lalu. Brasil mencatatkan ada 49.970 kasus baru pada Sabtu (8/8/2020) dan 905 kematian.

Lonjakan kasus tersebut terjadi lantaran penyakit tersebut menyebar ke daerah-daerah yang lebih terpencil di mana akses ke perawatan kesehatan sudah sulit, bahkan sebelum pandemi Covid-19.

Sampai saat ini, angka pertumbuhan kasus di Brasil belum mereda. Domingos Alves, Koordinator Departemen Intelijen Kesehatan di Universitas Sao Paulo memperkirakan kasusnya bisa naik sampai 4 juta dalam sebulan ke depan, apalagi kemungkinan jumlah kasus aslinya bisa jadi enam atau tujuh kali lebih banyak.

"Melihat sudah ada 3 juta kasus dan 100.000 kasus kematian menunjukkan betapa beratnya pandemi Covid-19 menyerang Brasil,” ungkap Alves, dilansir Bloomberg Minggu (9/8/2020).

Tiap pekannya, Brasil mencatatkan rata-rata 200.000 tambahan infeksi dan 7.000 kematian dalam dua bulan terakhir.

“Itu seperti lima pesawat Boeing jatuh per hari. Ini sangat menyedihkan,” ungkap Mantan Menteri Kesehatan Brasil Luiz Henrique Mandetta.

Mandetta yang dihentikan sebagai Menteri pada April setelah berseteru dengan Presiden BRasil Jair Bolsonaro, terus memberikan kritik pada cara penanganan Covid-19 oleh Pemerintah Brasil.

Tak adanya pendekatan nasional dan minimnya jumlah tes, serta pemerintah yang memaksakan diri untuk membuka perekonomian sebelum wabahnya mereda membuat Brasil menjadi salah satu pusat penyebaran Covid-19 global.

Penyebaran kasus Covid-19 di Brasil terus berubah-ubah dengan cepat. Di Timur Laut Negara Bagian Bahia pada Juni hanya mencatat kurang dari 200.000 kasus. Saat ini kasusnya sudah lebih dari 180.000.

Kemudian, di Minas Gerais, pusat kotanya, kasusnya naik dari 10.000 menjadi 140.000 dalam bulan yang sama. Di bagian Selatan, di Santa Catarina, kasus Corona naik dari 9.500 kasus menjadi hampir 100.000 dalam sebulan.

Sementara itu, kota-kota besar di Brasil seperti Sao Paulo dan Rio de Janeiro, lokasi di mana virus tersebut pertama kali muncul, sudah mulai melonggarkan pembatasan-pembatasan karena laju penyebaran virusnya sudah mulai melambat.

Sao Paulo mencatat sudah ada 10.000 kematian, banyak rumah sakit dibubarkan dan bisnis mulai kembali dibuka. Sementara itu di Rio, tingkat okupansi di ICU rumah sakit umum sudah turun ke sekitar 60 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

brasil Virus Corona covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top