Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pangeran Harry Minta Perusahaan Tak Beriklan di Platform Digital

Pangeran Harry meminta perusahaan-perusahaan memikirkan lagi peran mereka dalam beriklan di platform digital.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 Agustus 2020  |  08:27 WIB
Pangeran Harry dan Meghan Markle dalam suatu acara November 2019. -  Twitter @KensingtonRoyal
Pangeran Harry dan Meghan Markle dalam suatu acara November 2019. - Twitter @KensingtonRoyal

Bisnis.com, JAKARTA - Kritik tajam terhadap media sosial dilontarkan Pangeran Harry dari kerajaan Inggris.

Pangeran Harry menyebut media sosial memicu "krisis kebencian" dan dia meminta perusahaan-perusahaan memikirkan lagi peran mereka dalam beriklan di platform digital.

Dalam artikel opini yang dimuat di majalah bisnis AS Fast Company berjudul "Media sosial memecah belah kita. Bersama, kita bisa merancang kembali", Harry mengatakan dia dan istrinya, Meghan Markle, telah menghabiskan beberapa pekan terakhir meminta pemimpin bisnis dan eksekutif pemasaran mengenai hal itu.

"Perusahaan seperti milik Anda punya kesempatan mempertimbangkan lagi peran dalam mendanai dan mendukung platform daring yang telah berkontribusi untuk, memicu, dan menciptakan krisis kebencian, krisis kesehatan dan krisis kebenaran," tulis Harry, Kamis (6/8), seperti dikutip dari Reuters. Dia tidak menyebutkan satu pun nama perusahaan.

Harry, cucu dari Ratu Elizabeth, meminta komunitas daring untuk "lebih dikenal atas belas kasih ketimbang kebencian, kebenaran dan bukan informasi salah, kesetaraan dan inklusivitas ketimbang ketidakadilan dan rasa takut, kebebasan berbicara."

Harry dan Meghan kini tinggal di Los Angeles setelah mundur dari tugas kerajaan Inggris.

Dalam pidatonya bulan lalu, Meghan mengajak remaja putri untuk menenggelamkan "suara bising" yang negatif di dunia maya dengan suara positif.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pangeran harry dan meghan markle

Sumber : Antara/Reuters

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top